Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menjelaskan arus balik di Stasiun Malang Kota Baru lebih tinggi dibandingkan saat arus mudik. Kedatangan penumpang pada 30 April lalu tercatat sebanyak 5.309 orang dan jumlah keberangkatan penumpang sebanyak 2.967 orang.
”Peningkatan penumpang pada arus balik cukup banyak, jika dipersentase hingga H+7 mencapai 3 persen," beber Luqman, kemarin.
Mayoritas penumpang yang datang ke Kota Malang menggunakan KA dari Jakarta dengan KA Majapahit dan Matarmaja. Serta KA dari Jember dan Banyuwangi dengan KA Tawangalun. Kemudian juga dari Jogjakarta dengan KA Kertanegara.
”Selama posko angkutan Lebaran, kami menyiapkan delapan KA jarak jauh reguler yang berangkat dari Stasiun Malang Kota Baru,” imbuh Luqman.
Selain itu, juga ada tiga KA jarak jauh tambahan sehingga semua penumpang yang melakukan arus balik terfasilitasi dengan baik.
Sementara itu, Kepala UPT Terminal Arjosari Hadi Supeno menyebut, puncak arus balik terjadi padi tanggal 24, 25, dan 30 April lalu. Pada tiga hari itu, penumpang yang turun di Terminal Arjosari di atas 3.000 orang.
”Hari lainnya 2.400 sampai 2.500 an," ujarnya.
Yang menarik pada arus balik kali ini, jumlah penumpang berangkat dari Terminal Arjosari masih lebih tinggi jika dibandingkan arus mudik. Tiap hari, ada 4 sampai 5 ribu orang yang menggunakan moda transportasi bus dari Terminal Arjosari.
”Penumpang yang berangkat dari Terminal Arjosari sekitar 32 ribu orang," tutup Hadi. (adk/adn) Editor : Aditya Novrian