Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bahaya, Jembatan Gantung Sukun Malang Hanya Bisa Dilintasi 3 Orang

Mahmudan • Kamis, 4 Mei 2023 | 22:30 WIB
BUTUH PERHATIAN: Warga melintasi jembatan gantung di Kepuh Gang 4 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun kemarin (3/5). (Darmono/Radar Malang)
BUTUH PERHATIAN: Warga melintasi jembatan gantung di Kepuh Gang 4 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun kemarin (3/5). (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA – Jembatan gantung di Kepuh Gang 4 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun rawan untuk dilintasi. Sebab, jembatan yang menghubungkan RT 02 RW 05 Sukun (Kota Malang) dengan RT 06 RW 04 Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir (Kabupaten Malang) itu sudah rapuh.

Di bagian atas jembatan terdapat banner berisi tulisan “Jembatan Rapuh”. Jembatan ini hanya bisa dilintasi maksimal tiga orang. Jika berlebih, dikhawatirkan mengakibatkan jembatan terputus dan memakan korban jiwa.
Pantauan Jawa Pos Radar Malang, alas jembatan sudah terkelupas. Pembatas berbahan baja juga sudah berkarat. Meski begitu, warga sekitar masih kerap memanfaatkannya. Sebab jika melewati jalur lain, bisa memutar sejauh 1,5 kilometer. ”Banyak anak-anak sekolah yang menyeberang lewat jembatan ini,” ujar Samuji, salah satu warga Desa Sitirejo.

Sebelumnya ada banner peringatan, dia mengatakan, jembatan tersebut biasa dilewati banyak orang. “Sebelum itu dilalui orang sepuluh masih kuat, tapi kalau sekarang ya membahayakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang R. Dandung Julhardjanto mengatakan, pihaknya belum menerima pengaduan dari warga mengenai jembatan tersebut. Meski begitu, dia berjanji akan meninjau kondisi jembatan secepatnya. ”Setelah pengecekan nanti, kami baru bisa memutuskan langkah selanjutnya,” kata Andy.(dur/dan) Editor : Mahmudan
##jembatangantung #malang #jembatan ##radarmalanghariini