MALANG KOTA - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya kembali mengadakan UKW (Ujian Kompetensi Wartawan). Dan ini merupakan UKW angkatan ke-5. Uji kompetensi itu digelar dua hari, 21-22 Juli.
Untuk mematangkan persiapan, panitia UKW Kamis (20/7) menggelar Technical Meeting (TM) di Mako PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Malang Raya Jalan Raya Sawojajar, Kota Malang.
TM itu diikuti oleh sekitar 35 peserta UKW. Sayangnya, tak semua peserta hadir secara offline. Sebab, beberapa peserta dari luar kota kebanyakan masih dalam perjalanan menuju Kota Malang.
Untuk itu beberapa peserta mengikuti TM secara online via zoom meeting. Ketua PWI Malang Raya Ir Cahyono mengatakan pelaksanaa TM bertujuan untuk mengantarkan semua peserta UKW agar bisa lulus sebagai wartawan yang kompeten.
Materi UKW sendiri terkait dengan keseharian sebagai pekerja pers. Hanya saja, apa yang dilakukan oleh para wartawan itu diteorikan.
Sehingga, para awak media yang mengikuti UKW tak hanya andal dalam tataran praktis saja. Melainkan juga andal secara teori keilmuan jurnalistik.
"PWI Malang Raya memiliki misi dapat membekali kompetensi kepada seluruh wartawan melalui UKW secara gratis," ungkapnya.
Lebih lanjut pihaknya mengatakan kelulusan UKW bakal menjadi tiket untuk bisa bergabung menjadi anggota PWI.
Dengan begitu, Cahyono menilai marwah organisasi kewartawanan dapat terjamin dari kompetensi jurnalistik yang dimiliki seorang wartawan. Ia menambahkan saat ini PWI Malang Raya telah berhasil menelurkan sembilan angkatan.
Cahyono menargetkan UKW dihelat untuk sepuluh angkatan hingga akhir 2023 nanti. Bahkan untuk UKW angkatan ke-51 ini PWI Malang Raya membuka kuota nasional.
Cahyono menyebut UKW kali ini diikuti oleh sejumlah wartawan dari luar kota. Di antaranya dari Surabaya, Situbondo, Ponorogo, Pasuruan, Jombang, Jakarta, hingga luar pulau seperti Makassar, dan Kendari.
Dalam kesempatan yang sama Sekertaris PWI Malang Raya Muhaimin menyampaikan di hari terakhir UKW nanti akan ditutup dengan seminar moneter di Hotel Santika. Tujuannya, menambah wawasan wartawan terkait keuangan dan perekonomian.
"Kegiatan TM ini sebagai pembekalan materi bagi peserta UKW. Terutama bagi peserta jenjang muda yang baru pertama kali mengikuti uji kompetensi," ucapnya.
Lebih lanjut Muhaimin mengatakan pembekalan itu bertujuan agar peserta tak gugup. Pihaknya juga menyampaikan beberapa hal yang penting untuk disiapkan.
Misalnya 20 nomor kontak jejaring. Selain itu, peserta juga diwajibkan membuat berita mulai dari awal TM sampai akhir acara Minggu nanti. (dre/nen)
Editor : Neny Fitrin