MALANG KOTA - Revitalisasi monumen Tugu Genie Pelajar (TGP) kini tengah dikebut Pemkot Malang. Hingga kemarin, progres penggeseran monumen sekitar 4-5 meter dari titik awal itu telah menyentuh 8 persen. Meski sudah dikerjakan sejak awal Juli lalu, pemkot menilai pengerjaan proyek senilai Rp 721 juta itu melebihi target.
Pemkot menarget CV Sakti Karya Mandiri selaku kontraktor dapat merealisasikan pengerjaan pada angka 7,66 persen. ”Tapi kami lihat realisasinya lebih cepat, misalnya fondasi monumen yang sudah dibangun,” kata Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode KB Al Fitra.
Laode menambahkan pembongkaran median jalan juga sudah mulai dibongkar. Dia pun optimistis pengerjaan proyek itu selesai tepat waktu. Mengingat target yang diberikan kepada kontraktor hanya 90 hari atau tuntas pada September mendatang.
Ditanya terkait kendala, pejabat eselon III B Pemkot Malang itu menyebut belum menemukan sejumlah kendala. Apalagi cuaca beberapa waktu terakhir juga sangat mendukung. ”Optimistis semua pengerjaan selesai tepat waktu dan berharap lalu lintas di sana bisa normal tidak ada hambatan,” harap Laode.
Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, revitalisasi monumen TGP jadi upaya mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Semeru. Penggeseran monumen itu juga merupakan saran dari Forum Lalu Lintas Angkatan Jalan (FLLAJ) Kota Malang. Selain revitalisasi TGP, Tugu PKK juga akan mendapat sentuhan perbaikan dari Pemkot Malang.
Laode menerangkan, pengerjaan saat ini berfokus penggalian fondasi median. Selain itu, lanjut dia, bagian tengah monumen akan dilakukan pengecoran dengan metode pilecape TGP. ”Secara bentuk tidak ada perubahan yang kami lakukan. Hanya melakukan penggeseran sesuai rekomendasi forum lalu lintas," tandas Laode. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana