Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Satu Ekor Kucing Seharga Motor Baru

Mahmudan • Minggu, 23 Juli 2023 | 22:15 WIB

KAFE KUCING: Seorang pengunjung kafe menyempatkan memegang kucing sebelum menikmati menu yang dia pesan.
KAFE KUCING: Seorang pengunjung kafe menyempatkan memegang kucing sebelum menikmati menu yang dia pesan.

 

Selain menyalurkan hobi, anggota komunitas kucing di Malang juga bisa menghasilkan uang melalui hewan piaraannya. Untuk kucing yang beberapa kali menang kontes saja bisa laku hingga Rp 20 juta.

 

SALAH satu yang mendapat penghasilan dari cuan adalah Whysnu Priyo Hadi Wibowo. Ketua Indonesian Cat Association (ICA) Malang yang berdomisili di Karanglo, Singosari itu mempunyai 16 ekor kucing. Rata-rata adalah jenis Persia dan eksotis. 

Beberapa ekor kucing terlihat asyik bermain, meski berada di dalam sangkar setinggi 70 centimeter dengan panjang 3 meter tersebut. Sesekali kucing-kucing itu dilepas untuk bermain di dalam rumah. Meski di kandang tersebut juga mereka buang air, namun bau kotoran sama sekali tidak tercium. 

Kebersihan, itulah yang menjadi prioritas utama Whysnu agar kucing-kucing mahal tersebut tidak sakit. Ya, kucing milik Whysnu memiliki harga yang fantastis. Mulai belasan juta hingga hingga Rp 25 juta. Setara motor baru.

Tokyo, salah satu kucing famous miliknya itu pernah ditawar Rp 20 juta. Saat masih kecil, kucing jenis eksotis beberapa kali memenangkan kontes atau show kucing. ”Teman-teman pencinta kucing di Malang pasti kenal Tokyo,” tuturnya.

Kucing yang saat ini sudah memiliki beberapa anak tersebut berwarna putih  dengan beberapa kotak berwarna cokelat di kepala dan ekornya. 

Sebelum ikut show, Whysnu mengatakan, Tokyo pernah ditawar Rp 15 juta oleh teman-temannya. Namun Whysnu tak melepas karena dia ingin Tokyo ikut kontes lagi. Setelah menang kontes kali ketiga, Tokyo ditawar Rp 20 juta tapi tetap tak dilepas. Whysnu memilih untuk memelihara, dan melakukan breeding (pembiakan). 

Hasilnya, anak-anak yang dilahirkan Tokyo sudah beberapa yang akhirnya laku Rp 8 juta per ekor. Memang ada tips tersendiri untuk mendapatkan anakan kucing yang sesuai kemauan. 

Whysnu mendapatkan ilmu tersebut dari komunitas ICA tersebut. ”Saya bisa menentukan ingin punya anakan kucing warna apa. Misalnya ingin warna belang telon, saya kan punya pekantan warna krem. Nanti dikawinkan dengan warna tertentu,” terangnya. 

Menurut dia, kucing bagus dengan harga tinggi memiliki ciri-ciri khusus. Mulai dari bentuk wajah yang lonjong ke samping, mata berwarna merah tembaga, jarak telinga yang proporsional, ekor panjangnya setengah badan, hingga badan yang gemuk proporsional.

Ciri-ciri tersebut ada di Tokyo.  Saat ini Whysnu berhasil mem-breeding dengan hasil yang sempurna yang dia beri nama Daimon. Kucing jenis Eksotis dengan warna belang telon tersebut dibanderol Rp 25 juta.(dur/dan) 

Editor : Mahmudan
#malang #komunitas #kucing #cat lover