MALANG KOTA – Proyek pembangunan instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plan (WTP) mulai digarap. Pengerjaan proyek milik Perumda Tugu Tirta (sebelumnya PDAM) bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta (PJT) 1 itu berlangsung sejak 6 Agustus lalu.
Kemarin (9/8), para pekerja sedang melakukan perataan dan pemadatan tanah di area proyek. Urukan tanah dipadatkan sesuai standar kekerasan yang sudah ditentukan. ”Untuk pemadatan tanah, kami datangkan 800 rit (bak truk, red) dari luar,” ujar pelaksana lapangan Renaldy Arya di lokasi proyek. ”Yang diperlukan sekitar 1.000 rit,” tambahnya.
Pemadatan tanah ditargetkan selesai pekan depan. Setelah itu baru dipasang tiang pancang. Proyek tersebut dibangun di atas lahan milik pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan luas lahan sekitar14.000 meter persegi. "Lalu, untuk bangunan berukuran sekitar 18 meter x 25 meter,” katanya.
Terpisah, Direktur Utama Perumda Tugu Tirta M. Nor Muhlas mengatakan, pihaknya telah meminta pelaksana agar proyek bisa dirampungkan sesuai target. "Tentu saja dengan tetap berpedoman pada aspek kualitas pengerjaan, sehingga keuntungannya bisa dirasakan masyarakat,” kata Muhlas.
Sejauh ini, lanjut Muhlas, perkembangan pembangunan WTP sudah bagus. "Dari kami, Agustus ini targetnya rampung di jaringan pipa. Pengerjaan yang lebih banyak justru dari PJT (Perum Jasa Tirta) I,” kata pria yang pernah menjabat anggota DPRD Kabupaten Malang itu. (mel/dan)
Editor : Mahmudan