MALANG KOTA – Tenant Malang Plaza yang terimbas kebakaran sudah berjualan di Sarinah. Sementara ini ada 81 pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Diperkirakan jumlahnya bisa bertambah karena masih ada 14 stan yang kosong.
Sebelumnya, mereka berjualan di Malang Plaza, Jalan KH Agus Salim. Tapi awal Mei lalu terjadi kebakaran, sehingga mereka harus direlokasi ke Sarinah di Jalan Merdeka Utara. Beroperasinya pedagang di Sarinah dibuka oleh Wali Kota Malang Sutiaji, kemarin.
Juru Bicara Tenant Malang Plaza Fatkhul Aziz mengatakan, pihaknya masih mendata pedagang yang ingin berjualan di Sarinah. Tidak semua tenant yang terimbas kebakaran menempati lapak di lantai 2 Sarinah. Beberapa pedagang terpaksa beralih pekerjaan. ”Mungkin sekitar 10 pedagang (beralih pekerjaan) karena barang dagangan dan modalnya habis," kata dia.
Terkait langkah pedagang ke depan, Aziz mengatakan, sementara ini mereka fokus mengembangkan tempat relokasi. "Kalau untuk ganti rugi dan lainnya, kami belum tahu. Yang jelas kami sudah mendata pedagang yang terdampak dan seluruh kerugian yang dialami," imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengapresiasi manajemen Malang Plaza, Sarinah, maupun pedagang saling berkolaborasi. ”Tanpa kolaborasi, relokasi tidak akan terwujud," tegasnya.
Orang nomor satu di Pemkot Malang itu mengungkapkan, pemkot juga sudah berupaya membantu agar pedagang yang terdampak kebakaran bisa berjualan kembali. ”Termasuk membangun komunikasi dengan OJK untuk membantu pedagang yang membutuhkan bantuan perbankan,” ujarnya.
Terpisah, Kuasa Hukum Malang Plaza Solehoddin mengatakan, tanggung jawab manajemen Malang Plaza tuntas. Sebab, pihaknya hanya bertanggung jawab sampai proses relokasi. ”Kalau yang lain, mungkin dengan pemilik bangunan Malang Plaza. Informasi terakhir, mereka sedang berkoordinasi soal kepemilikan bangunan," ucapnya. (mel/dan)
Editor : Mahmudan