Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalan Merdeka Utara Jadi Dua Arah

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 21:00 WIB

 

UJI COBA DULU: Petugas Dinas Perhubungan memasang rambu penunjuk arah dan water barrier yang membelah Jalan Merdeka Utara menjadi dua kemarin siang (11/8)
UJI COBA DULU: Petugas Dinas Perhubungan memasang rambu penunjuk arah dan water barrier yang membelah Jalan Merdeka Utara menjadi dua kemarin siang (11/8)
MALANG KOTA - Pemkot Malang memberlakukan rekayasa lalui lintas  di Jalan Merdeka Utara sejak kemarin (11/8).  Kawasan di depan Bank Indonesia hingga Mal Sarinah dibuat menjadi dua arah.  Rekayasa itu merupakan rekomendasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.

Pantauan di lapangan kemarin siang, petugas Dishub Kota Malang tampak memasang rambu-rambu dan penunjuk arah di simpang tiga depan Mal Ramayana. Mereka juga memasang pembatas menggunakan water barrier untuk membagi Jalan Merdeka Utara menjadi dua jalur. Total panjang jalan yang direkayasa sekitar 200 meter.

Saat dikonfirmasi, Kabid Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Tri Rudi mengatakan, rekayasa memang dimulai kemarin. Sifatnya masih dalam tahap uji coba. Meski demikian, dishub melihat ada kemungkinan lalu lintas dua jalur di kawasan itu bisa diterapkan secara permanen. 

Water barrier sudah di pasang mulai depan kantor Bank Indonesia sampai sebelum akses masuk Mal Sarinah. Lebar jalur baru itu sekitar 4 meter,” terang Rudi, kemarin.

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra menjelaskan, rekayasa lalu lintas itu ditujukan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Merdeka Timur. Tepatnya di depan Mal Ramayana hingga persimpangan Kantor Pos Malang.  Sebab, di lokasi itu sering terjadi penumpukan kendaraan dari arah Jalan Majapahit yang hendak memutar menuju Kajoetangan.

”Ketika menumpuk di Kantor Pos, akhirnya menghambat yang di depan Ramayana juga. Dengan perubahan lalu lintas di Jalan Merdeka Utara jadi dua arah, kendaraan yang akan ke Kajoetangan bisa langsung belok kanan tanpa memutar ke Kantor Pos lebih dulu,” jelas Jaya. Agar tidak terjadi crossing, pengendara yang ingin menuju Mal Sarinah atau Kajoetangan diarahkan untuk mengambil sisi kanan.  

Dia menambahkan, alasan memberlakukan lalu lintas dua arah di Jalan Merdeka Utara karena volume kendaraan di kawasan tersebut tidak terlalu tinggi. Semuanya hanya berasal dari  Jalan Arif Rahman Hakim. Sedangkan di depan Ramayana hingga Jalan Merdeka Selatan, kendaraan merupakan limpahan dari Jalan Majapahit dan Jalan Merdeka Utara.

”Nanti juga ada juga penyesuaian di Koridor Kajoetangan. Dari kepolisian minta ada titik zebra cross yang dihapus. Kemungkinan besar yang berada di dekat JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) Kajoetangan,” pungkas Jaya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#alun-alun merdeka malang #Kajoetangan Heritage