Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kunjungan di Kawasan Koridor Kajoetangan Heritage Masih Dominan

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 18 Agustus 2023 | 21:00 WIB
Wisatawan asing memotret warga di gang Kajoetangan Heritage.
Wisatawan asing memotret warga di gang Kajoetangan Heritage.

MALANG KOTA - Di balik kesuksesan
Pemkot Malang memoles Kawasan
Kajoetangan Heritage, masih ada
beberapa pekerjaan rumah (PR) yang
harus diselesaikan. Salah satunya yakni memperkecil ketimpangan kunjungan wisatawan di koridor dan perkampungan Kajoetangan Heritage.

Dari data jumlah wisatawan, kunjungan ke koridor Kajoetangan jauh lebih tinggi dibanding ke area kampung. Data Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang menyebut, rata-rata wisatawan yang datang ke koridor Kajoetangan mencapai 1.500 orang per hari. Sedangkan, kunjungan ke Kampung Kajoetangan berkisar di angka 300 sampai 400 wisatawan per hari.

Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi menjelaskan, mulai Januari hingga April lalu, kunjungan ke koridor mencapai 20 sampai 25 ribu orang. Jumlah itu mulai melonjak pada bulan Mei dengan 29 ribu wisatawan. Pada bulan Juni dan Juli lalu, jumlah pengunjung kembali meningkat di atas 30 ribu orang. ”Rata-rata hingga 1.500 pengunjung per hari, angka itu bisa naik saat akhir pekan,”
terang Baihaqi.

Sementara untuk kunjungan ke kampung heritage, mulai Januari hingga April bervariasi di angka 500 sampai 1.000 pengunjung. Kemudian meningkat di bulan Mei, angka kunjungan berada di angka 4.610 orang. Selanjutnya, melonjak pesat pada bulan Juni sebanyak 15.865 wisatawan. Pada bulan Juli tercatat 15.334 pengunjung. ”Kalau di rata-rata ada 300 sampai 400 orang mengunjungi kampung heritage tiap hari,” tuturnya.

Menanggapi data di atas, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji mengatakan, permasalahan itu sudah disampaikan dalam pandangan fraksi pada rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemkot Malang tahun 2022. Dia menyampaikan, pertama pihaknya mengapresiasi kinerja Pemkot Malang menyulap koridor Kajoetangan menjadi lebih hidup.

Politisi PKS itu menyarankan, ke depan pemkot bisa membentuk UPT khusus untuk menangani Kajoetangan Heritage. Sebab selama ini, dewan melihat perangkat daerah masih jalan sendiri-sendiri. ”Dengan UPT itu bisa jelas program peningkatan Kajoetangan. Jadi ke depan ada rekayasa agar pengunjung Kajoetangan Heritage sekalian mengunjungi kampung di dalamnya,” tandas Bayu. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#koridor #Kajoetangan Heritage