MALANG KOTA – Baru-baru ini, bisnis jual beli emas mengalami pergeseran. Jika sebelumnya masyarakat lebih suka membeli emas perhiasan, belakangan ini mulai banyak yang membeli emas antam.
”Dulu lebih banyak emas perhiasan, sekarang sudah mulai bergeser peminatnya,” tutur Siyo Pratama, salah satu karyawan toko emas bulan purnama di area Malang Town Square (Matos), kemarin.
Dia mengatakan, emas antam memang lebih cocok untuk digunakan sebagai investasi. Sebab nilainya sangat cepat bertambah. Hanya butuh waktu sekitar 2-3 tahun, emas antam dapat dijual dengan harga yang lebih mahal. Meski tetap menyesuaikan harga pasar, namun kemungkinan besar akan naik. ”Beda dengan emas perhiasan, paling tidak butuh waktu delapan tahun agar dapat dijual," imbuhnya.
Sementara itu, dia menyebutkan, emas antam masih banyak diminati oleh pelanggan dengan usia 30 tahun ke atas. "Beberapa ada yang mahasiswa, tapi mereka tidak awet menyimpannya," lanjutnya.
Dia melanjutkan, rata-rata pembeli emas antam milenial di tokonya sudah menjual kembali dalam kurun waktu 1 tahun. ”Kadang mereka membeli pada pertengahan semester, saat bayar semesteran depan mereka jual lagi," terangnya. Berbeda dengan pembeli emas antam usia 30 ke atas. Biasanya mereka sengaja menyimpan dalam jangka waktu lama.
Per kemarin (29/8), harga emas antam dibanderol Rp 945.500 per gram. Sedangkan emas perhiasan Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribu per gram. Hal yang sama juga di PT Pegadaian Cabang Malang. Mayoritas warga yang datang untuk membeli emas antam adalah orang tua. ”Untuk anak muda masih sedikit,” tutur Kepala Pegadaian Cabang Malang Imam Suhadi.(dur/dan)
Editor : Mahmudan