Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di Malang, Sidik Jari Jadi Tren Hiasan Cincin Pernikahan  

Mahmudan • Jumat, 1 September 2023 | 18:15 WIB

 

TREN BARU: Salah satu karyawan Toko Emas Winata di Jalan Tawangmangu menunjukkan model cincin pernikahan yang banyak digemari calon mempelai.
TREN BARU: Salah satu karyawan Toko Emas Winata di Jalan Tawangmangu menunjukkan model cincin pernikahan yang banyak digemari calon mempelai.

 

MALANG KOTA – Umumnya, pasangan menganggap pernikahan adalah momentum sakral, sehingga tidak sedikit yang merayakan secara totalitas. Salah satu yang terpenting dalam mempersiapkan pernikahan adalah memilih cincin.

Tidak sedikit kedua mempelai yang rela memesan atau custom dan menunggu lama demi hasil yang diinginkan. Salah satu penyedia cincin custom di Kota Malang adalah Winata Jewelry. Jewelry Consultant Fatimah Alya mengungkapkan, saat ini pasangan-pasangan muda memilih untuk mendesain sendiri cincin pernikahannya. "Biasanya mereka mencari referensi dari Instagram atau pinterest," tuturnya.

Saat ini, kata Alya, banyak digemari model cincin soliter yang memiliki satu permata besar di atasnya. Selain itu, lanjutnya, juga model cincin aurel yang berbentuk huruf V di tengahnya. ”Kalau untuk model cincin pria ya tidak terlalu bervariasi, karena kebanyakan suka yang simple,” imbuhnya. 

Sebagai penanda dalam cincin, biasanya di bagian dalam diberi ukiran nama pasangan. Beberapa pasangan ada yang memilih memakai abjad biasa, tapi ada juga memakai aksara Jawa. "Sekarang lagi trend juga memakai hiasan sidik jari," katanya.

Alya menunjukkan model cincin polos dengan hiasan bentuk sidik jari di tengah atas cincin. "Biasanya di cincin pria, dengan hiasan sidik jari pengantin perempuannya," imbuhnya. 

Tidak hanya itu, dia melanjutkan, ada juga yang memesan dengan ukiran link spotify. Jika di-scan dengan handphone, maka akan langsung memutar judul lagu yang menjadi kenangan pasangan tersebut. Sebagai toko yang khusus menyediakan custom cincin, Alya mengatakan, sering kali harus merevisi desain, karena customer kurang puas. "Ada yang sampai datang berkali-kali sampai bentuk yang diinginkan benar-benar pas," lanjutnya. 

Sementara di Toko Emas Bulan Purnama area Malang Town Square (Matos) juga mengatakan hal yang sama. Salah satu karyawan, Siyo Pratama mengatakan, tidak banyak yang langsung cocok dengan cincin pernikahan yang ready stock di tokonya. "Mereka kebanyakan punya desain sendiri. Jadi harus custom," tuturnya. (dur/dan)

Editor : Mahmudan
#Pernikahan #Perhiasan #Kota Malang #cincin