MALANG KOTA – Bozem atau waduk Tunggulwulung dirancang tidak hanya untuk menangkal banjir. Tapi juga diharapkan bisa menjadi objek wisata.
Rencana menambah fungsi waduk mini di Jalan Angklung, Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru itu diungkap oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang. Guna merealisasikan rencana tersebut, pemkot akan menambah beberapa fasilitas pendukung.
”Nanti akan dikasih pagar sebagai fungsi pengamanan untuk anak-anak,” ujar Kepala DPUPRPKP Kota Malang Dandung Julhardjanto, kemarin (3/9).
Rencana pemanfaatan untuk wisata ini, lanjut Dandung, karena berkaca pada kondisi bozem di Blimbing. Di sana digunakan masyarakat untuk bercengkerama dan menghabiskan waktu di sore hari. "Bisa saja akan kami sediakan ikan di Bozem Tunggulwulung,” ungkapnya.
Fasilitas lain yang menjadi opsi untuk ditambah yakni gazebo. Dandung menuturkan, penambahan gazebo sudah masuk dalam rencana. Namun nantinya tergantung ketersediaan anggaran. "Kalau parkir ya tidak ada masalah. Karena ada lahan di kebun bibit Tunggulwulung yang luas," tandasnya.
Terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji mendukung rencana menjadikan bozem Tunggulwulung sebagai objek wisata. Ketika dibuka untuk umum, lanjut Sutiaji, masyarakat wajib menjaga fasilitas tersebut. ”Kalau dibuat seperti kolam pancing juga tidak masalah. Pemanfaatannya bisa double,” tutur Sutiaji. (adk/dan)
Editor : Mahmudan