Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Garap Proyek Pendukung Interchange Tol Malang Kepanjen di Bumiayu

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 9 September 2023 | 19:00 WIB

 

Jalan Rajasa, Bumiayu yang akan dibangun infrastruktur pendukung masa depan tol Malang Kepanjen
Jalan Rajasa, Bumiayu yang akan dibangun infrastruktur pendukung masa depan tol Malang Kepanjen

MALANG KOTA – Meski belum ada kepastian proyek tol Malang Kepanjen, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sudah menyiapkan fasilitas pendukung.

Salah satunya, penataan Jalan Rajasa di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang.

Sesuai Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL), akan dibangun interchange (simpang susun) di Bumiayu, jika tol Malang-Kepanjen direalisasikan.

Karena itu, infrastrukturnya disiapkan mulai tahun ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang R Dandung Djulharjanto membenarkan.

Tahun ini pengerjaan yang dilakukan di Jalan Rajasa tidak banyak.

”Tepatnya di trotoar Jalan Rajasa sisi selatan (deretan RSUD Kota Malang, red) yang panjangnya 270 meter. Karena kami juga menyesuaikan anggaran," kata dia, kemarin (8/9).

Dandung melanjutkan, pengerjaan berupa perkerasan trotoar.

Selain itu, lanjutnya, juga ada pemasangan batu granit trotoar, difabel path atau akses untuk difabel, bollard, bongkar pasang kastin, serta fasilitas tangkapan air.

"Nilai pagunya adalah Rp 1 miliar," kata pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Untuk pengerjaan, Dandung melanjutkan, mulai Oktober hingga Desember depan.

"Tapi untuk pembangunan tol-nya kami belum tahu. Karena masih menunggu pemerintah pusat," imbuhnya.

Di tempat lain, Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Abdul Wahid mengatakan, pihaknya memantau pengerjaan pemeliharaan di Jalan Rajasa.

Termasuk rencana pembangunan interchange di sana.

Namun hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut.

"Kalau untuk tol, sepengetahuan kami DED (detail engineering design) AMDAL-nya baru pada 2024 depan," kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Sebelumnya, rencana tol Malang-Kepanjen sudah dicetuskan sejak 2019 lalu.

Anggaran pembangunannya diperkirakan akan menghabiskan Rp 10,9 triliun.

Itu belum termasuk pembebasan lahan di kawasan yang terdampak seperti Madyopuro, Lesanpuro, Kedungkandang, Arjowinangun, Buring, Bumiayu, hingga Turen. (mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tol malang kepanjen #Pemkot