Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tangisan ASN di Akhir Jabatan Sutiaji sebagai Wali Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 18 September 2023 | 19:48 WIB

 

Wali Kota Malang Sutiaji bertangis-tangisan dengan ASN. Tampak Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji turut mencucurkan air mata
Wali Kota Malang Sutiaji bertangis-tangisan dengan ASN. Tampak Ketua TP PKK Kota Malang Widayati Sutiaji turut mencucurkan air mata

MALANG KOTA – Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dipadati lautan orang, kemarin (17/9).

Ada sekitar 7.000 aparatur sipil negara (ASN) yang hadir.

Selain menghadiri kegiatan Penguatan Integritas, para pengabdi negara yang mengenakan seragam biru Korpri tersebut mendengarkan pesan dan kesan dari Wali Kota Sutiaji.

Seperti diberitakan, masa jabatan Sutiaji tinggal menghitung hari.

Tepat pada 24 September depan adalah hari terakhir memimpin Kota Malang.

”Sekali lagi, saya terima kasih. Saya pamit kepada panjenengan semua. Kota Malang hebat karena berkat panjenengan. Malang Hebat karena bantuan Anda semua,” ujar Sutiaji yang berdiri di panggung khusus, di hadapan ribuan ASN.

”Saya titip, nanti siapa pun pemimpinnya, mohon didengarkan dan dihargai,” tambah Sutiaji yang didampingi istrinya, Widayati Sutiaji.

Di hadapan ribuan ASN, Sutiaji berpesan agar mereka tidak terlibat aksi dukung-mendukung dalam Pilkada 2024 nanti.

Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) itu mengimbau ASN tidak berpolitik praktis.

Permintaannya agar ASN tidak berpolitik tersebut diulang-ulang sampai tiga kali.

"Tolong jangan dibawa ke mana-mana gerbong ASN nanti. Semua harus netral. Jangan berpolitik. Saya tegaskan jangan berpolitik,” tandasnya.

”Pilihan kandidat itu urusan personal, tapi jangan sampai gerbong ASN di bawa ke kandidat A maupun kandidat B," tambah Sutiaji.

Dalam kesempatan itu, Sutiaji juga memohon maaf jika selama menjadi pimpinan nomor satu di Pemkot Malang memiliki banyak kesalahan.

Dia mengatakan, awalnya seluruh individu di Graha Cakrawala itu tak saling mengenal.

Namun ketika masuk di lingkungan pemkot, mereka memiliki satu tujuan.

Yakni memajukan Kota Malang secara bersama-sama.

"Yang menyatukan kita itu satu, asa untuk kemajuan Kota Malang. Jadi, terima kasih semua yang telah berjuang bersama," kata Sutiaji dengan diiringi isak tangis.

Usai menyampaikan pesan dan kesan, dia bersalaman kepada ASN, mulai pejabat eselon II sampai staf.

Beberapa di antaranya juga dirangkul dan dipeluk sambil menangis.

Demikian juga istri sekaligus ketua tim penggerak PKK Widayati Sutiaji, terlihat menangis selama mendampingi suaminya berpamitan.

Para ASN yang dirangkul Sutiaji juga banyak yang meneteskan air mata.

Di akhir acara, beberapa ASN mengajak Sutiaji berfoto. (adk/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Wali Kota Malang #ASN #Sutiaji