MALANG KOTA – Setelah pucuk pimpinan di Pemkot Malang berganti dari Sutiaji ke Wahyu Hidayat, DPRD Kota Malang makin kencang mendesak perbaikan kecil di Pasar Blimbing. Legislator beralasan bahwa Pasar Blimbing masih aset pemkot, sehingga eksekutif bertanggung jawab memperbaikinya.
Di era kepemimpinan Wali Kota Sutiaji, pemkot tidak melakukan perbaikan kecil lantaran terikat kontrak dengan PT Karya Indah Sukses (KIS). Pada 2010 lalu, pemkot dan PT KIS menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi Pasar Blimbing. Mengacu PKS tersebut, Pasar Blimbing bakal diubah menjadi pasar modern.
Namun pembangunan belum terealisasi hingga kini karena pedagang ogah direlokasi. Pedagang menolak direlokasi karena tidak sepakat dengan site plan pasar baru yang dirancang investor. Hal itulah yang membuat pemkot beranggapan bahwa status Pasar Blimbing masih terikat kerja sama dengan investor.
Selain itu, pemkot juga sudah konsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Hasil konsultasi dari BPK itu menjadi rujukan, sehingga pemkot mau mengalokasikan anggaran perbaikan Pasar Blimbing dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2023. Sebaliknya, legislator menilai investor tidak punya hak apa-apa lantaran belum mulai pengerjaan.
Ketua Pansus Penyelesaian Pasar DPRD Kota Malang Arief Wahyudi mengatakan, pihaknya berharap besar kepada Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Harapannya, Wahyu memiliki keberanian untuk memperbaiki Pasar Blimbing tahun ini.
"Pasar Blimbing masih aset kita (pemkot), karena belum ada pengerjaan perbaikan dari investor. Semoga ini menjadi perhatian Pj wali kota," ujar Arief, kemarin.
Dalam waktu dekat, lanjut Arief, pansus juga akan menemui Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) Pemkot Malang. Pihaknya akan mendorong pemkot melakukan langkah konkret berupa perbaikan. Jika Pasar Blimbing tidak bisa diperbaiki karena terikat PKS, Arief mendesak pemkot memutuskan kontrak kerja sama dengan PT KIS
”TKKSD terdiri atas sekda dan kepala diskopindag. Kami ingin minta kejelasan, Pasar Blimbing ini intinya harus ada perbaikan," tandas politisi PKB itu.
Menanggapi hal itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengaku masih akan mendalami terkait rekomendasi perbaikan Pasar Blimbing. Sementara ini dia baru mempelajari rekomendasi dari satu pansus. Yakni terkait pembebasan lahan cucian mobil di dekat exit Tol Madyopuro. ”Masukan dari dewan akan saya pelajari dulu. Tentu menjadi pertimbangan,” tandasnya. (adk/dan)
Editor : Mahmudan