Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kasus Kebakaran di Malang Naik Tiga Kali Lipat

Mahmudan • Jumat, 6 Oktober 2023 | 20:35 WIB

 

SIGAP: Personel Damkar Kota Malang memadamkan kobaran api yang membakar lahan di dekat Universitas Brawijaya (UB) kampus 2, beberapa waktu lalu.
SIGAP: Personel Damkar Kota Malang memadamkan kobaran api yang membakar lahan di dekat Universitas Brawijaya (UB) kampus 2, beberapa waktu lalu.
 

 

 

MALANG KOTA – Tiga bulan terakhir, Juli-September lalu, jumlah kebakaran di Kota Malang meningkat drastis. Tak tanggung-tanggung, kenaikan mencapai tiga kali lipat.

Data UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, terjadi 79 kali kebakaran dalam kurun Juli hingga September lalu. Sedangkan periode yang sama pada tahun sebelumnya hanya 23 kebakaran.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang Agoes Soebekti menyampaikan, dari 79 kejadian, mayoritas adalah kebakaran lahan. Ini tak lepas dari dampak musim kemarau yang berkepanjangan. ”Sebanyak 32 kejadian merupakan kebakaran di lahan kosong. Sisanya beberapa objek seperti ruko, rumah, warung, hingga mobil," terang Agoes.

Lantaran jarang terkena air hujan, Agoes mengatakan, lahan kosong yang biasanya ditumbuhi berbagai tanaman itu dalam kondisi sangat kering. Ini membuat lahan tersebut sangat mudah terbakar. "Kadang ada masyarakat yang membakar sampah sembarangan. Kobaran api tersebut lantas tertiup angin, akhirnya merembet ke mana-mana," bebernya.

Bagi warga yang membakar sampah, pihaknya mengimbau agar dipastikan api benar-benar sudah paham, baru ditinggal pergi. Dia juga meminta masyarakat memberikan kemudahan akses bagi mobil damkar yang melintas. "Misalnya, jangan membuat polisi tidur yang terlalu tinggi dan gapura yang terlalu kecil. Ini menghambat proses pemadaman," jelasnya.

Selain jumlah kebakaran yang meningkat, dia mengatakan, kerugian yang ditimbulkan juga naik. Pada Juli-September 2023 lalu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 1 miliar. Sementara dalam kurun waktu yang sama pada tahun lalu, kerugian lebih kurang mencapai Rp 677 juta. (adk/dan)

Editor : Mahmudan
#kebakaran #PMK #Kota Malang #panas