Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

DPRD Kota Malang Usul Addendum PKS Pasar Blimbing

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 6 Oktober 2023 | 22:00 WIB

 

Para pedagang di Pasar Blimbing masih berjualan seperti biasanya, kemarin (5/10).
Para pedagang di Pasar Blimbing masih berjualan seperti biasanya, kemarin (5/10).
MALANG KOTA – DPRD Kota Malang berusaha mencari solusi agar proyek revitalisasi Pasar Blimbing yang terkatung-katung sejak 2010, bisa tergarap.

Salah satu usulnya adalah, perlu addendum perjanjian kerja sama (PKS).

Fokus addendum tersebut bertujuan untuk mencari titik temu antara investor PT Karya Indah Sukses (KIS) dengan pedagang.

Selama ini yang menjadi salah satu penyebab belum dilakukan pembangunan adalah pedagang menolak direvitalisasi.

Mereka menolak karena tidak setuju dengan site plan pasar baru yang disusun investor.

Usulan addendum mencuat setelah ketua pansus penyelesaian masalah pasar DPRD Kota Malang Arief Wahyudi bertemu dengan PT KIS.

Dalam pertemuan Senin lalu (2/10), investor masih komitmen dengan skema awal.

Yakni lantai pertama pasar baru akan digunakan untuk keperluan investor, sedangkan pedagang berada di lantai dua.

Versi Arief, skema itulah yang ditolak pedagang.

"Inilah yang akan kami carikan solusinya. Kalau mau ada kelanjutan revitalisasi, harus ada adendum atau perubahan perjanjian,” ujar Arief, kemarin.

Sebelumnya, PT KIS sudah bersedia melakukan addendum PKS sesuai permintaan Pemkot Malang.

Jika usulan pansus tersebut terwujud, maka ini merupakan addendum yang kesekian kali.

Arief mengatakan, pihaknya baru menggelar untuk kali pertama dengan investor.

Dia optimistis revitalisasi Pasar Blimbing bakal terwujud.

Sebab dalam pertemuan perdana ini pihaknya menilai hasilnya positif.

”Komunikasi ini masih awal, akan dilanjutkan lagi minggu depan. Kami dari dewan akan menyiapkan beberapa langkah aksi agar permasalahan yang belum tuntas selama 13 tahun ini segera menemukan solusi," terang politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Dia berharap, investor dan pansus akan sering bertemu, agar tercipta win-win solution.

”Karena baru pertemuan pertama, kami belum bisa menyimpulkan investor setuju adendum atau tidak. Tetapi nanti kita akan cari jalan tengah, agar investor dan pedagang sama-sama bahagia,” tandas Arief.

Sebelum bertemu dengan PT KIS, DPRD berkomunikasi dengan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKD) Pemkot Malang.

Di dalamnya ada sekretaris daerah (sekda) dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.

Terpisah, Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi menuturkan, pihaknya berharap ada solusi yang terbaik terkait kelanjutan revitalisasi Pasar Blimbing.

"Kami dari pemerintah tentu terus mengupayakan yang terbaik. Semoga perbaikan bisa dilaksanakan untuk kebutuhan masyarakat dan pedagang itu sendiri," tuturnya. (adk/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pasar blimbing #Kota Malang