Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Belum Diresmikan, Warga Dilarang Masuk Alun-Alun Tugu Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 9 Oktober 2023 | 21:00 WIB

 

 

Tampilan Alun-Alun Tugu sebelum revitalisasi dilakukan Agustus 2022 lalu. (Foto kanan), selain pagar, pola taman juga diubah.
Tampilan Alun-Alun Tugu sebelum revitalisasi dilakukan Agustus 2022 lalu. (Foto kanan), selain pagar, pola taman juga diubah.
MALANG KOTA - Masyarakat harus sedikit bersabar untuk menikmati wajah baru Alun-Alun Tugu.

Sebab, setelah revitalisasi digeber selama empat bulan, Pemkot Malang belum menentukan jadwal peresmian ikon tersebut.

Itu membuat pengunjung belum diperbolehkan memasuki area di sana.

Wajah baru Alun-Alun Tugu itu memang membuat banyak warga penasaran.

Pemkot Malang sendiri menggabungkan nuansa kolonial dan milenial dalam revitalisasi di sana.

Nuansa kolonial tercermin dari pembongkaran pagar.

Itu disesuaikan dengan bentuk awal alun-alun yang diresmikan Presiden Soekarno pada 1953.

Ditambah dengan ornamen lampu, kini nuansa tempat itu semakin jadul.

Sementara kesan modern dihadirkan lewat penambahan lajur jogging track.

Pedestrian yang berada di luar pagar awalnya memiliki lebar sekitar dua meter.

Kini diperlebar menjadi lima meter.

Itu dilakukan untuk mengakomodir masyarakat yang hendak beraktivitas di kawasan tersebut.

Desain taman juga mengalami perubahan.

Pola taman saat ini berbentuk seperti kelopak bungai teratai.

Itu menyimbolkan kebangkitan, ketenangan, dan kedamaian.

Dari informasi yang dihimpun wartawan koran ini, warga mulai berdatangan ke Alun-Alun Tugu sejak Kamis lalu (5/10).

Bahkan, sempat viral ada pengunjung yang memarkir kendaraan di atas jogging track alun-alun.

Kedatangan warga kemudian meningkat pada hari Jumat (6/10).

Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode KB Al Fitra menekankan, sebelum ada peresmian, warga belum diperbolehkan memasuki ke area alun-alun.

Pihaknya sudah membatasi akses masuk dengan memasang garis pembatas.

Hanya saja, masih ada beberapa pengunjung yang memaksa masuk.

”Sudah ada pembatas, tapi namanya anak muda ada yang memaksa. Karena itu kami siagakan petugas penjaga di sana,” terang Laode.

Dari pengamatan wartawan koran ini, puluhan warga tampak mendatangi alun-alun itu, kemarin (8/10).

Namun, mereka lebih tertib, karena hanya berjalan di jogging track.

Tidak masuk sampai ke area taman.

Lebih lanjut, Laode menerangkan, sampai saat ini masih dilakukan pengerjaan tahap akhir.

Sesuai kontrak pengerjaan, prosesnya baru berakhir pada 9 Oktober 2023.

”Besok Senin pengerjaan rampung, namun (jadwal) peresmiannya belum ditentukan,” jelas Laode.

Terpisah, Kepala DLH Kota Malang Noer Rahman Wijaya menyampaikan, kemungkinan akan ada penambahan fasilitas untuk meningkatkan keamanan di Alun-Alun Tugu.

Seperti pita kejut, yang akan dipasang di Jalan Kertanegara (di samping Kantor DPRD Kota Malang).

”Agar pengendara dari arah stasiun bisa mengurangi kecepatannya. Sekarang dengan tidak ada pagar, pengamanan perlu ditingkatkan,” tutur Rahman. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#alun-alun #tugu malang