Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Warga Bunulrejo Malang Angkut Sampah, Pj Wali Kota Bersihkan Sedimen dari Sungai

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 16 Oktober 2023 | 19:48 WIB

 

Petugas kebersihan DLH Kota Malang mengangkut sampah plastik dari sungai di Jalan Sebuku, Bunulrejo, Blimbing, kemarin pagi.
Petugas kebersihan DLH Kota Malang mengangkut sampah plastik dari sungai di Jalan Sebuku, Bunulrejo, Blimbing, kemarin pagi.
 

MALANG KOTA – Musim hujan diprediksi turun mulai bulan.

Ancaman bencana banjir masih akan mengintai di sejumlah kawasan Kota Malang.

Terutama di dekat aliran air seperti sungai.

Tak mau sampai terjadi banjir, warga dari empat RW di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing membersihkan sungai kemarin pagi.

Sedikitnya ribuan meter kubik sampah dan sedimen mampu mereka angkut.

”Bersyukur warga masih bisa kerja bakti untuk membersihkan sungai dari sampah. Karena setiap hujan turun, aliran air (sungai) kerap naik,” kata Ketua RT 10/RW 8 Kelurahan Bunulrejo Alfia.

Pembersihan di aliran sungai sepanjang sekitar 400 meter itu dimulai sejak pukul 07.00.

Dalam pembersihan, warga juga dibantu dua perangkat daerah (PD) dari Pemkot Malang seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang.

Serta salah satu komunitas Malang Peduli Demokrasi (MPD) juga membantu kerja bakti.

Staf Bidang Drainase DPUPRPKP Kota Malang Yocky Agus Firmanda mengatakan, dalam bersih sungai kali ini pihaknya menyediakan penyediaan tiga unit backhoe.

”Pembersihan sebenarnya sudah kami lakukan sejak Jumat kemarin hingga satu pekan ke depan. Kalau diperkirakan, dari pembersihan ini bisa memperoleh sampah dan sedimen hingga 2.100 meter kubik,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan pembersihan di sungai-sungai lain.

Misalnya saja, di Jalan Gadang, Jalan Andalas tengah, Jalan Makam, dan Sungai Bima.

”Targetnya pembersihan bisa dilakukan sebelum musim hujan,” imbuh Yocky.

Sementara itu, perwakilan DLH Kota Malang Sutiyono mengatakan, pihaknya menerjunkan 60 personel untuk membantu pembersihan sungai di Jalan Sebuku itu.

”Kalau perkiraan, sampah yang terangkut mencapai dua unit mini dump dan satu unit compactor dengan dua sampai tiga kali bolak-balik ke tempat pembuangan sampah,” jelasnya.

Turun Langsung, Pj. Wali Kota Malang Bersihkan Sampah di Sungai

Pj. Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M, turun ke sungai membersihkan tumpukan sampah.

Dia memimpin langsung Kerja Bhakti Bersih-Bersih Mudun Kali, yang dilakukan pada ruas sungai di Jalan Sebuku RW 08, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Minggu (15/10).

Sebanyak 200 orang yang tergabung dalam sejumlah komunitas peduli lingkungan, bahu membahu turun bersama Wahyu membersihkan sungai.

Adapun penumpukan sampah di sungai tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga maupun material bangunan yang mengendap menjadi sedimen.

"Lokasi memang sulit dibersihkan dengan tenaga manusia. Hari ini kita turunkan dari DPUPRPKP dan BPBD untuk alat beratnya. Karena sedimenya mengendap. Tadi saya cangkul sudah setengah mati," terang Wahyu.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mencangkul sedimen dan sampah untuk dikeluarkan dari sungai.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mencangkul sedimen dan sampah untuk dikeluarkan dari sungai.

Menanggapi hal tersebut, Wahyu berharap agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai.

Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi untuk masyarakat guna menjaga kebersihan sungai.

"Harus kita edukasi dan tingkatkan. Ini sebetulnya memberikan pelajaran pada masyarakat. Karena dapat menyebabkan kesulitan. Jadi banjir. Jika sungainya sudah kotor, terhambat dan sedimennya tinggi, air tidak akan mengalir, akan terhambat. Dan masyarakat sendiri yang akan menerima akibatnya," papar Wahyu.

Tak lupa Wahyu turut mengapresiasi kinerja komunitas peduli lingkungan yang berpartisipasi aktif dan peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

"Kegiatan ini saya dukung penuh dari Pemkot Malang dan komunitas. Saya apresiasi gerak komunitas relawan. Tentu kami butuh sinergitas antara Pemerintah dan masyarakat. Sehingga dengan sinergi ini, kami bisa tahu permasalahan di lapangan. Dan kami akan ikut hadir untuk keberlangsungan lingkungan hidup," ucap Wahyu.

Dengan bersinergi bersama komunitas relawan peduli lingkungan, Wahyu berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan, termasuk di ruas sungai lain.

"Ke depan kita akan meninjau titik-titik lain. Nanti agar lurah berkoordinasi dengan dinas terkait. Dan lakukan mapping mana yang harus ditindaklanjuti. Akan kita teruskan kegiatan ini, jangan berhenti di satu tempat," pungkasnya.(mel/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bunulrejo #malang #Sampah