Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mekarnya Tabebuya Bikin Jalanan Semakin Cantik

Aditya Novrian • Rabu, 15 November 2023 | 18:00 WIB

JADI DAYA TARIK: Bunga tabebuya di kawasan Ruko WOW, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang mulai bermekaran dan jadi daya tarik untuk pengendara yang melintas. (suharto/radar malang)
JADI DAYA TARIK: Bunga tabebuya di kawasan Ruko WOW, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang mulai bermekaran dan jadi daya tarik untuk pengendara yang melintas. (suharto/radar malang)

MALANG KOTA – Sejumlah jalanan di Kota Malang saat ini semakin cantik. Pohon Tabebuya beraneka warna mulai bermekaran. Seperti kemarin di kawasan Ruko WOW, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang.

Bunga tabebuya yang berwarna putih dan merah berjatuhan ke jalan. Sebagian pengendara menyempatkan berhenti dan memotret indahnya bunga yang bermekaran tersebut. Sebab, mekarnya bunga tabebuya serasa berada di Jepang bagi sebagian orang.

”Iya, tabebuya yang kami tanam sejak 2015 sudah mulai bermekaran beberapa waktu terakhir,” kata Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Laode Al Fitra.

Karena jadi daya tarik, DLH berencana menambah lagi jumlah pohon tabebuya. Dalam waktu dekat Jalan Danau Jonge bakal ditanam pohon tersebut.

”Pohon tabebuya dipilih karena memiliki daun yang lebar. Selain itu, penanaman maupun perawatannya mudah dan berbunga,” ujar Laode.

Bunga tabebuya sudah bisa berbunga dalam waktu 2-3 tahun sejak ditanam. Untuk waktu mekarnya, hanya satu tahun sekali setiap Juli sampai November. Untuk penanaman, biasanya mereka menyesuaikan dengan luas area karena berimpitan dengan fasilitas publik seperti drainase dan bangunan.

Normalnya, lanjut Laode, jumlah titik penanaman yang menyesuaikan kebutuhan lokasi minimal sebanyak 10 pohon tabebuya daun lebar. Tabebuya yang ditanam memiliki beragam warna. Ada tabebuya yang berwarna putih, kuning, hingga merah muda.

Terkait perawatan, Laode menyebut juga cukup mudah. Yakni menyiram pohon tabebuya pada waktu musim kemarau serta membersihkan gulma atau rumput yang ada.

”Tidak lupa kami lakukan perempesan dan perapian ranting yang menjuntai di bawah ketinggian dua meter,” pungkas pejabat eselon II B Pemkot Malang itu. (mel/adn)

Editor : Aditya Novrian
#mekar #Tabebuya #malang #Jalanan #Jepang