Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Opsi Beli Ruko untuk Lahan Parkir Kajoetangan Heritage Malang Mengemuka Lagi

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 17 November 2023 | 21:00 WIB

 

 

DIKAJI LAGI: Deretan ruko di koridor Kajoetangan Heritage yang masih kosong berpotensi dibeli Pemkot Malang untuk dijadikan lahan parkir.
DIKAJI LAGI: Deretan ruko di koridor Kajoetangan Heritage yang masih kosong berpotensi dibeli Pemkot Malang untuk dijadikan lahan parkir.

MALANG KOTA - Opsi lama untuk menambah kantong parkir di koridor Kajoetangan Heritage kembali mengemuka. Yakni membeli ruko di koridor tersebut untuk dijadikan lahan parkir. Sebelumnya, opsi itu sempat dipikirkan Pemkot Malang pada 2022.

Diketahui, pada akhir tahun lalu telah disetujui pembelian salah satu ruko di Koridor Kajoetangan dengan harga Rp 26 miliar. Namun dalam prosesnya, ada respons bertentangan dari masyarakat dan DPRD Kota Malang atas keputusan tersebut. Sehingga, rencana pembelian tersebut akhirnya dibatalkan pada Februari 2023.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, kini pihaknya membuka kembali peluang pembelian lahan di koridor Kajoetangan. Ada tiga titik yang menjadi opsi untuk lahan parkir. Tersebar di area utara, tengah dan selatan.

”Tiga titik itu masih dikaji, tampaknya lebih memungkinkan yang di selatan,” terang Jaya. Jika merujuk jalur selatan koridor Kajoetangan, itu artinya lahan parkir kemungkinan besar akan ditempatkan di dekat Mal Sarinah.

Lebih lanjut, Jaya menekankan, meski mulai mengkaji peluang pembelian lahan, pihaknya tidak akan tergesa-gesa. Sebab dia tidak ingin kejadian tahun lalu terulang. ”Kami masih akan memperhitungkan dan memastikan mekanismenya terpenuhi. Jadi belum pasti dilakukan pada tahun 2024,” tandasnya.

Untuk jangka pendek, Jaya mengaku akan memaksimalkan parkir vertikal di Stadion Gajayana sebagai salah satu titik parkir koridor Kajoetangan. Meskipun jaraknya cukup jauh, dia optimistis wisatawan mau memarkirkan kendaraannya di sana.

”Sekarang di Gajayana masih dibangun, Desember sudah selesai dan kami akan arahkan ke sana. Fasilitas pendukungnya saat ini pedestrian di Jalan Semeru sedang diperbaiki,” jelas Jaya. Dia menambahkan, kantong parkir yang pasti dibangun tahun depan yakni di bekas lahan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bertempat di Jalan Majapahit, Kecamatan Klojen.

Di tempat lain, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Fathol Arifin mengakui memang butuh banyak kantong parkir untuk menampung wisatawan di koridor Kajoetangan. Pasalnya, dulu tempat itu tidak dirancang menjadi destinasi wisata.

Dengan perkembangan pengunjung saat ini, muncul masalah baru terkait parkir. Selain itu, ke depan perlu ketegasan dari Pemkot Malang agar kendaraan diparkir pada titik yang telah disediakan. ”Jika tetap dibiarkan di bahu jalan, artinya kantong parkir ini tidak berfungsi sesuai tujuan awal,” tegas Fathol. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Parkir #malang #Kajoetangan Heritage