MALANG KOTA - Banjir yang melanda 29 di titik Kota Malang pada 25 November lalu langsung menjadi evaluasi Pemkot Malang.
Pengerjaan proyek drainase yang ditujukan untuk mengurangi genangan pun dipercepat.
Dari 34 paket pengerjaan drainase, salah satu yang diklaim sudah mulai mengurangi banjir berada di Kelurahan Sawojajar dan sekitarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang R Dandung Djulharjanto mengatakan, banjir yang terjadi beberapa waktu lalu merupakan anomali atau di luar perkiraan.
Meski demikian, dia melihat pengerjaan drainase yang sekarang berlangsung sudah mulai membuahkan hasil untuk mengurangi banjir.
”Salah satunya di Sawojajar. Sebelumnya sering tergenang, tapi waktu banjir kemarin mulai ada penurunan," kata Dandung, Rabu (29/11).
Dia mencontohkan kondisi di Jalan Danau Toba.
Pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, tingkat genangan air sudah menurun signifikan.
Hal serupa terjadi di Jalan Danau Kerinci.
Penurunan kenangan mencapai 50 persen.
Jika proyek drainase di sudah selesai, Dandung berharap masalah banjir yang selalu terjadi pada musim hujan bisa tuntas.
Tak hanya di Sawojajar, Dandung juga mengamati kawasan lain yang sudah mulai terbebas dari genangan air saat hujan.
Misalnya di sekitar Kelurahan Bandulan dan SPBU Bensin Mergan.
”Kalau di sekitar Malang Town Square sempat tergenang, itu karena avur jalan ditutup sementara. Sebab ada pengerjaan perbaikan jalan,” terang dia.
Setelah perbaikan jalan selesai, saluran langsung dibuka dan kondisi kembali normal.
Beda dengan tahun lalu.
Setiap hujan kondisi di sana selalu terendam karena saluran di Jalan Cibogo kurang maksimal.
Saluran itu sudah tersentuh perbaikan pada awal 2023.
Di tempat lain, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang Ahmad Wanedi mengingatkan bahwa pengerjaan drainase harus membawa perubahan dalam mengurai banjir.
Proyek itu juga harus memenuhi tiga unsur.
Yakni tepat waktu, tepat mutu, dan tepat fungsi.
”Ada beberapa titik banjir yang belum terurai. Terlebih lagi saat ini pengerjaan drainase masih terus berlangsung,” ujarnya.
Contohnya banjir di Sawojajar, Galunggung, dan Kedawung.
"Nanti akan kami tinjau lagi untuk pengerjaan drainasenya,” pungkas dia. (mel/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana