Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pengerjaan Drainase Ki Ageng Gribig Harus Rampung Pekan Depan

Mahmudan • Kamis, 7 Desember 2023 | 03:44 WIB

 

CEGAH BANJIR: Pembangunan drainase di Jalan Ki Ageng Gribig hingga kemarin (6/12) masih belum rampung. Pemkot menargetkan tuntas pada 15 Desember depan.
CEGAH BANJIR: Pembangunan drainase di Jalan Ki Ageng Gribig hingga kemarin (6/12) masih belum rampung. Pemkot menargetkan tuntas pada 15 Desember depan.
 

 

MALANG KOTA - Pengerjaan proyek drainase menyentuh 93 persen. Dari total 62 pengerjaan, kini tinggal empat titik yang masih dalam tahap penggarapan. Pengerjaan ditarget rampung pekan depan, tepatnya pada 15 Desember nanti.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Kristiyan Bagus Muryanto memaparkan, empat titik yang belum rampung adalah Bozem Tunggulwulung dan tiga titik drainase. Masing-masing di Jalan Sulawesi, Jalan Danau Toba, dan Jalan Ki Ageng Gribig.

"Untuk keterlambatan sudah kami denda sesuai kontrak. Tapi kata kontraktor, dua titik itu akan diselesaikan hari ini (kemarin, 6/12)," terang Bagus.

Dia menjelaskan, keterlambatan pengerjaan lebih faktor cuaca. Intensitas hujan meningkat membuat pengerjaan sedikit terhambat. Bagus menyampaikan, tahun ini fokus pengerjaan drainase di kawasan Sawojajar dan Ki Ageng Gribig. Hasilnya genangan air mulai berkurang sekitar 50 persen, utamanya di Jalan Danau Toba.

Ketika pengerjaan semuanya rampung, dia memperkirakan pengurangan genangan bisa mencapai 80 persen. ”Tahun depan kami menunggu ada bantuan dari pemerintah provinsi untuk drainase di Jalan Soekarno-Hatta. Dengan membutuhkan biaya cukup besar, ini sangat membantu. Nanti provinsi yang mengerjakan, kami sudah mengirim DED,” kata pejabat eselon III B Pemkot Malang itu.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Fathol Arifin mengapresiasi langkah pemkot mengurangi banjir di kawasan Sawojajar. Namun yang menjadi catatan, dia menyarankan pengerjaan drainase 2024 bisa dilakukan awal tahun.

Tidak seperti sekarang yang mepet dengan akhir tahun dan musim hujan. Ini agar manfaat drainase sudah bisa dirasakan masyarakat di akhir tahun 2024. "Jika ada bantuan provinsi, tentu itu bagus. Karena biaya dari APBD untuk mewujudkan master plan drainase berkurang," tutur Fathol. (adk/dan)

Editor : Mahmudan
#Drainase #sawojajar #Kota Malan