Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dealer di Malang Mulai Salurkan Motor Listrik Bersubsidi

Mahmudan • Jumat, 8 Desember 2023 | 20:40 WIB

BEREBUT SUBSIDI: Motor listrik berjajar rapi di salah satu dealer di Kota Malang, kemarin (5/9). Penjualan yang sebelumnya seret, kini diperkirakan akan lancar.
BEREBUT SUBSIDI: Motor listrik berjajar rapi di salah satu dealer di Kota Malang, kemarin (5/9). Penjualan yang sebelumnya seret, kini diperkirakan akan lancar.
 

 

MALANG KOTA - Setelah penghapusan syarat subsidi motor listrik, akhirnya proses pencairan sudah dapat dilakukan pada sejak November lalu. Beberapa dealer motor listrik yang ada di Malang mulai kebanjiran pesanan dengan subsidi Rp 7 juta tersebut.

”Saat ini ada 8 orang yang masih proses pembuatan STNK dan 10 orang masih antre,” ujar Store Manager Mitra Sejati E Bike Robby Irawan, kemarin.

Sedangkan Admin Selis Center Malang Nurul Hidayah menyebutkan, sudah dua unit yang tersalurkan pada customer. “Dua unit tipenya sama, yakni Emax dengan harga normal Rp 20,9 juta. Karena ada subsidi, jadi hanya Rp 13,99 juta,” tuturnya.

Nurul mengatakan, proses yang diperlukan cukup cepat apabila tipe dan warna motor listrik yang diinginkan ready, sehingga tidak  perlu inden. “Karena sebelumnya unit ready, tiga hari sudah bisa dikirim,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Toko United Motor Listrik Malang Faizal Haki memaparkan, pihaknya sudah menjual sekitar 50 unit. Penyaluran di tokonya lebih cepat karena sejak awal pengesahan subsidi dan sistem belum selesai, dia sudah menjual dengan menanggung subsidi Rp 7 juta tersebut. “Jadi customer tidak perlu menunggu,” tuturnya.

Salah satu pembeli motor listrik subsidi, Muhammad Ali mengatakan, dia bersyukur dapat menerima unit motor yang sudah dipesan dua bulan lalu. Warga Singosari, Kabupaten Malang itu melunasi pembelian unit merek Suzu seharga Rp 21,3 juta di Dealer Mitra Sejati Ebike bersama istrinya. ”Setelah dipotong subsidi harganya menjadi Rp 14,3 juta,” kata dia.

Sebenarnya, Ali sudah mengikuti isu subsidi Rp 7 juta sejak awal tahun ini. “Dulu sudah daftar, karena ada syarat-syarat jadi gak lolos,” kata dia.

Saat mendengar kabar bahwa syaratnya dihapus, dia kembali mendaftar pada awal September lalu. Untuk pemesanan, cukup membawa down payment atau uang muka Rp 1 juta. “Beli karena penasaran dan tertarik dengan modelnya. Mumpung ada momen subsidi,” imbuhnya.(dur/dan)

Editor : Mahmudan
#Subsidi #Kota Malang #motor listrik