MALANG KOTA - Natal tinggal dua hari lagi.
Sejumlah gereja di Kota Malang tampak memaksimalkan persiapannya.
Seperti ditunjukkan Gereja Katedral Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel atau Gereja Ijen.
Kemarin (22/12), persiapan Natal di sana sudah menyentuh angka 98 persen.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, beberapa tenda mulai dipasang sebagai tambahan untuk jamaah jika kapasitas di dalam tidak mencukupi.
Di bagian dalam, ornamen-ornamen Natal seperti pohon cemara, tinsel, boneka sinterklaas, dan banyak lainnya yang diletakkan di sudut-sudut gereja.
Seperti di pintu dan kursi.
Ketua panitia peringatan Natal Yohanes Mujiono memastikan bila ibadah Senin nanti (25/12) tak lagi dibatasi.
ika sebelumnya jumlah jamaah hanya 300 sampai 350 orang, nanti bisa mencapai 2.000 orang.
Gereja Ijen Sudah 98 Persen
”Nanti ada dua kali Misa pada tanggal 24 Desember dan lima kali Misa pada 25 Desember,” kata dia.
Pada 24 Desember Misa berlangsung pukul 18.00 dan 21.00.
Sementara pada 25 Desember Misa dilakukan pukul 05.30, 07.30, 10.00, 16.30, dan 18.30.
Selain itu, tidak ada pembatasan jarak saat ibadah.
Yohanes melanjutkan, persiapan Natal sejatinya tidak hanya dilakukan beberapa hari terakhir saja.
Namun, sudah dilakukan sejak satu bulan lalu.
”Kami membentuk tim dulu. Kemudian melakukan persiapan-persiapan seperti membuat dekorasi,” imbuhnya.
Hampir seluruh dekorasi dibuat sendiri oleh pengurus gereja.
Seperti pohon cemara dan hiasan-hiasan.
Ada yang dibuat dari kertas bekas hingga pinus.
Dia berharap, perayaan Natal tahun ini bisa berlangsung lancar dan tertib.
”Apalagi sekarang kan tahun politik,” terangnya.
Selain persiapan natal, kemarin Gereja Ijen juga menjadi lokasi Deklarasi Indonesia Damai atau Pemilu Damai dari Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang.
”Kebetulan ini bersamaan dengan persiapan Natal umat kristen maupun katolik. Kami berharap gaung pemilu damai dari sini bisa sampai ke masyarakat,” ucap Presidium Agama Buddha Pandita Suyanto. (mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana