MALANG KOTA – Renovasi Stadion Gajayana diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 36,6 miliar. Besarnya dana yang dibutuhkan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengajukan tambahan anggaran ke Pemprov Jatim dan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, renovasi dilakukan di area dalam dan luar stadion. Hal itu dilakukan karena Stadion Gajayana akan menjadi venue utama dalam Porprov Jatim 2025.
”Kemungkinan perbaikan dilakukan awal 2025 depan, karena sekitar September digelar porprov,” terang Baihaqi, kemarin.
Ada beberapa fasilitas yang akan diperbaiki. Di antaranya, lintasan lari yang kini beralas tanah, ke depan akan lapisi rumput sintesis atau buatan. ”Untuk lintasan lari saja diperkirakan butuh sekitar Rp 5 miliar,” katanya.
Kemudian, dia melanjutkan, fasilitas lain yang diperbaiki adalah kursi penonton, rumput lapangan, ruang ganti, lampu, dan toilet stadion. "Dengan adanya perbaikan, harapannya bisa memenuhi standar Liga 1. Sehingga stadion Gajayana bisa menghelat pertandingan nasional," tutur pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.
Selain Stadion Gajayana, dia mengatakan, ada beberapa fasilitas olahraga lain yang membutuhkan perbaikan. Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok di Kedungkandang, Velodrome di Madyopuro, dan Lapangan Tenis di Jalan Surabaya.
”Dari 54 cabang olahraga yang dipertandingkan, kemungkinan 30 yang akan berlangsung di Kota Malang. Tapi itu masih bisa berubah, tergantung verifikasi dari KONI Jatim dan venue di sini layak atau tidak," papar Baihaqi.
Untuk renovasi Stadion Gajayana, GOR Ken Arok, dan lapangan tenis, dibutuhkan anggaran total Rp 79 miliar. ”Kami sudah bersurat ke pusat dan provinsi. Tuan rumah sebelumnya, Sidoarjo mendapat bantuan dari Pemprov Jatim," ujarnya.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi mengatakan, pihaknya mendukung rencana renovasi Stadion Gajayana. Namun harus ada bantuan dari pihak lain, baik pemprov maupun dari pusat. ”Kalau hanya (ditanggung Kota Malang) APBD pasti tidak sanggup,” tandasnya.
Suryadi juga memberi perhatian terhadap GOR Ken Arok dan Lapangan Tenis. ”Kondisinya sangat butuh perbaikan. Jangan sampai jadi tuan rumah tapi fasilitas tidak siap," tegas Suryadi.(adk/dan)
Editor : Mahmudan