MALANG KOTA – Semakin banyak orang yang menginvestasikan uangnya untuk membeli emas, khususnya antam.
Itu karena harganya mengalami peningkatan setiap tahun.
Jika membutuhkan uang sewaktu-waktu, pemiliknya bisa langsung menjual.
Per kemarin (9/1), harga emas antam (PT Aneka Tambang Tbk) berkisar Rp 1,112 juta per gram.
Meningkat drastis dibanding beberapa bulan lalu yang hanya Rp 980 ribu per gram.
”Banyak faktor yang memengaruhi (harga emas antam naik). Salah satunya naiknya harga dolar,” tutur salah satu staf di Toko Emas Bulan Purnama, Argo kemarin.
Dia mengatakan, kenaikan harga emas secara signifikan terjadi sejak awal Oktober 2023 lalu.
Meski begitu, pembeli emas antam di tempatnya tetap banyak, bahkan mengalami kenaikan sekitar 8 persen.
“Mungkin mulai banyak yang tahu bahwa emas antam lebih aman untuk investasi,” imbuhnya.
Hal yang sama dirasakan oleh satu staf Toko Emas Wahyu Redjo Anisa Aulia.
Pembeli emas antam di tempatnya juga mengalami peningkatan.
Jika sebelumnya hanya 15 persen pembeli yang memilih emas antam, kini bertambah menjadi 20 persen.
Sementara sisanya masih memilih membeli emas perhiasan.
“Harga emas antam naik sekitar Rp 50 ribu jadi Rp 1,137 per gram,” tuturnya.
Sementara itu, Peneliti Senior di Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) FEB UB Joko Budi Santoso mengatakan, investasi emas lebih menjanjikan untuk jangka panjang karena harganya terus mengalami kenaikan.
Dia yang juga menggunakan emas sebagai investasi itu merasa sangat mudah untuk menjual kembali.
“Membeli emas juga bisa dilakukan kapan pun (meskipun harga naik). Tidak ada masalah jika niatnya untuk investasi jangka panjang,” tuturnya. (dur/dan)
Editor : Mahmudan