Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

976 Orang Berangkat Haji Tahun Ini, Berikut Rincian Jamaah Rilisan Kemenag Kota Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 12 Januari 2024 | 17:42 WIB
pELUNASAN:  Beberapa  calon jamaah  haji membayar  Bipih di kantor  Kemenag  Kota Malang  kemarin (11/1).  pelunasan  tahap satu  dibuka hingga  12 Februari  depan.
pELUNASAN: Beberapa calon jamaah haji membayar Bipih di kantor Kemenag Kota Malang kemarin (11/1). pelunasan tahap satu dibuka hingga 12 Februari depan.

MALANG KOTA – Tahun ini, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang akan memberangkatkan 976 calon jamaah haji (CJH).

Rinciannya, 872 jamaah yang berangkat haji berdasar data Kemenag Kota Malang sesuai nomor urut porsi, 49 jamaah lansia, dan sisanya tambahan 55 orang.

Sedangkan 272 jamaah masuk daftar cadangan haji Kemenag Kota Malang.

Jamaah yang masuk kuota bisa diberangkatkan setelah mereka melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

”Yang berhak melakukan pembayaran haji adalah mereka mendapat status istitho’ah (memenuhi syarat),” ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kota Malang Subhan, kemarin.

Selain istitho’ah, mereka juga sudah melakukan tes kesehatan di puskesmas.

Besaran yang dibayarkan berdasar Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, yakni Rp 35,5 juta.

Ini sudah dipotong porsi yang sudah dibayarkan saat pendaftaran, yakni Rp 25 juta.

Dia mengatakan, pelunasan dibagi menjadi dua tahap.

Tahap satu dibuka mulai 10 Januari hingga 12 Februari depan.

Pada tahap satu, yang membayar adalah jamaah urut porsi, jamaah prioritas lansia, dan jamaah cadangan. 

Selanjutnya, tahap dua dibuka pada 5-26 Maret depan.

Namun pengisian kuota haji reguler tahap kedua dilakukan apabila tahap satu tidak terpenuhi.

”Ditujukan untuk jamaah tahap kesatu yang saat proses pelunasan mengalami kegagalan sistem, pendamping jamaah haji lanjut usia, jamaah haji penggabungan suami istri, serta pendamping jamaah haji disabilitas,” terang Subhan.

Dia mengatakan, seluruh jamaah sudah diberi surat.

Mereka diminta melakukan proses administrasi seperti pengurusan paspor.

Nantinya juga akan ada manasik massal. (mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#haji #Kota Malang #kemenag