MALANG - Sebelum ada istilah Ojob, ada istilah Amrin yang digunakan Arek-Arek Malang sebagai kata ganti pacar.
Ditengarai, istilah itu berasal dari sebuah lagu yang berjudul Amrin Membolos.
Lagu itu diciptakan Soerjono atau akrab disapa Pak Kasur pada 1965.
Pria kelahiran Purbalingga, Jawa Tengah, 26 Juli 1912 itu merupakan salah satu maestro pencipta lagu anak
Amrin dikenal sebagai tokoh pendidikan dan pencipta lagu-lagu legendaris, seperti lagu Amrin Membolos, Kebunku, Naik Delman, Bangun Tidur, dan Dua Mata Saya.
Dalam lagu Amrin Membolos, kata "Amrin" digunakan sebagai kata ganti untuk menyebut seorang pelajar yang membolos sekolah dan berkeliling kota.
Lagu ini menjadi terkenal pada era 1970-an.
Di Malang, lagu tersebut menginspirasi istilah "Ngamrin" untuk merujuk pada kegiatan muda-mudi yang berpacaran keliling kota.
Istilah ini sering digunakan sebagai kata ganti untuk pacaran.
Contoh penggunaannya adalah "Pertama kali ditemukan kata Ngamrin sebagai gantinya kata pacaran.
Orang dulu selalu menambahkan awalan 'Ng' untuk kata kerja," ungkap Peneliti Bahasa Malangan, Nurenzia Sidharta.
Selain itu, istilah "Amrin" juga digunakan sebagai kata ganti untuk pacar.
Beberapa contoh penggunaannya adalah "Amrinmu arek endi saiki?" dan "Ojo ngamrin ae, sinau-sinau kono lho."
Di sisi lain, penting untuk dicatat bahwa "Amrin" juga memiliki arti tersendiri dalam Bahasa Arab, yaitu anak perempuan. (adk/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana