MALANG KOTA – Jumlah anak yang mendapatkan vaksin polio terus bertambah. Setelah sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memvaksin 100.380 anak, kini ada tambahan 4.000 anak. Tambahan ribuan anak tersebut hasil sweeping selama lima hari, yakni 22-26 Januari lalu. Sweeping dilakukan untuk memastikan seluruh anak berusia 0-7 tahun sudah mendapat vaksin polio.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang Meifta Eti Winindar mengatakan, capaian sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran pertama mencapai 104,94 persen. Sementara jumlah yang terdata semula 100.380 anak, bertambah lagi 4.000. Sehingga putaran pertama ini mencapai 105.338 anak. ”Ini per tanggal 26 Januari lalu. Setelah itu tidak ada susulan lagi,” kata Meifta, kemarin (28/1).
Saat ini pihaknya mempersiapkan pelaksanaan Sub PIN Polio putaran kedua. Jika tak ada aral, putaran kedua akan berlangsung pada 19-24 Februari depan. ”Untuk putaran kedua, kami tetap mengacu target minimal dari pemerintah pusat, yakni 95 persen anak yang bisa mendapat vaksin,” imbuh pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Agar bisa mencapai target minimal, dinkes berkoordinasi dengan rumah sakit. Dengan demikian, pelaksanaan tidak hanya dilakukan di sekolah dan posyandu. Melainkan juga di rumah sakit mitra.
Di tempat lain, Supervisor Humas Persada Hospital Sylvia Kitty Simanungkalit mengatakan, pihaknya turut membantu imunisasi polio. Total ada 303 anak yang divaksin di tempatnya. Terdiri atas 233 anak yang mengikuti imunisasi pada 21 Januari lalu, sementara 70 anak lainnya saat tahap sweeping.
Kitty melanjutkan, jumlah anak yang mengikuti sweeping cenderung menurun. Itu karena pelaksanaannya pada hari kerja. ”Banyak orang tua yang tidak bisa mengantar anaknya imunisasi,” terang dia. Meski demikian, sweeping membantu menyasar anak-anak yang belum divaksin.
Ditanya soal pelaksanaan imunisasi putaran kedua, Kitty masih menunggu petunjuk dinkes pada Februari depan. ”Kami masih menunggu perintah untuk penunjukan lokasi imunisasi putaran kedua,” pungkas Kitty.
Sementara itu, Pemkot Malang juga telah mengagendakan vaksinasi putaran kedua. Rencananya, akan dimulai tanggal 19 sampai 24 Februari depan. Kepala Dinkes Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, vaksinasi ditujukan kepada anak-anak yang telah melaksanakan putaran pertama.
Vaksin kedua berfungsi untuk menguatkan dan memberikan kekebalan antibodi, terhadap virus polio serotipe 2. "Putaran kedua ini untuk yang sudah ikut putaran pertama, jadi total anak dua kali divaksin. Prosesnya sama, di putaran kedua anak mendapatkan dua tetes vaksin," papar Husnul.
Dia menekankan, sejauh ini tidak ada keluhan maupun efek samping yang dirasakan anak setelah melakukan vaksinasi. Di sisi lain, target vaksinasi dari Pemkot Malang sudah terpenuhi. "Targetnya 93.000 anak, minimal 95 persen dari jumlah itu. Kami putaran satu sudah di atas 100 persen. Itu artinya lebih dari 93 ribu anak telah mendapatkan vaksin," ucapnya. (adk/mel/dan)
Editor : Mahmudan