MALANG KOTA - Kelenteng Eng An Kiong mulai bersolek menyambut perayaan tahun baru Imlek, 10 Februari mendatang. Rangkaian ibadah akan dimulai besok (3/2).
Diawali dengan ritual Kimsin dan Tiam Barongsai.
Ratusan lampion tampak terpasang di Kelenteng Eng An Kiong sejak kemarin.
Selain itu, pengecatan juga dilakukan pada bangunan kelenteng tersebut.
Itu membuat nuansa oriental terlihat dengan jelas.
Ketua Seksi Agama Konghucu Kelenteng Eng An Kiong Bintarto Mulyo menyampaikan, ritual Kimsin merupakan ibadah untuk mengantar dewa ke langit.
Kemudian, akan dilakukan penyucian seluruh patung dewa yang ada di sana.
Ritual Kimsin itu harus dilakukan sepekan sebelum perayaan Imlek.
Ibadah itu bukan semata membersihkan patung dewa dan dewi
Namun, termasuk pembersihan diri bagi umat Konghucu di Kota Malang.
Bintarto menambahkan, ritual Kimsin ini akan digelar selama dua hari. Sabtu (3/2) dan Minggu (4/2).
”Sebelum ritual Kimsin, kami akan melakukan ritual Tiam Barongsai. Ada dua barongsai baru di kelenteng, kami akan berikan aura melalui ritual tersebut,” paparnya.
Setelah kedua prosesi tersebut, Kelenteng Eng An Kiong juga melayani ritual Ci Suak.
Atau bisa dibilang ritual tolak balak, karena 2024 merupakan Shio Naga Kayu.
Ada beberapa individu yang harus melakukan ritual Ci Suak pada tahun ini.
”Itu seperti meruwat orang yang memiliki shio sama seperti tahun 2024, karena ada benturan energi, supaya selamat. Selain Shio Naga Kayu, yang harus diruwat seperti Shio Kerbau dan Anjing,” jelas Bintarto. (adk/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana