Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

UM dan UB Tak Pernah Blacklist Sekolah

Mahmudan • Jumat, 23 Februari 2024 | 21:05 WIB

 

KAMPUS NEGERI: Para mahasiswa melintasi area Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) kemarin.
KAMPUS NEGERI: Para mahasiswa melintasi area Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang (UM) kemarin.

 

MALANG KOTA - Sekolah kerap khawatir masuk daftar blacklist Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Biasanya hal itu karena siswa mereka lolos Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tapi tak melakukan registrasi ulang. Kini, rumor tersebut dibantah oleh pihak kampus.

Kepala Sub Direktorat Seleksi Universitas Negeri Malang (UM) Dr Rizky Firmansyah SE MSA mengatakan, kampusnya tak memiliki daftar hitam atau blacklist untuk sekolah. Sehingga dia memastikan kabar itu hoax. Selama ini kampus menerapkan sistem penilaian yang dituangkan dalam indeks sekolah. Acuannya adalah prestasi siswa selama menjalani proses akademik di kampus.

Rizky mengatakan, bila sekolah mendapatkan kabar tersebut, bisa jadi lantaran keketatan yang semakin tinggi. Naiknya keketatan dipicu sejumlah perubahan. Misalnya, status Perguruan Tinggi Negeri – Berbadan Hukum (PTN-BH) yang kini disandang UM. Status tersebut memengaruhi pembagian kuota setiap jalur SNPMB. Untuk jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) minimal 20 persen. Sedangkan seleksi nasional berbasis tes (SNBT) minimal 30 persen. Sementara kampus non-PTNBH ada perbedaan pada kuota minimal di jalur SNBT. “Kalau kampus non PTN-BH kuota minimal jalur SNBT adalah 40 persen,” ucapnya.

Sehingga otomatis berpengaruh pada kuota maksimal untuk jalur mandiri. Untuk itu, Rizky menegaskan bahwa sistem blacklist tak pernah dilakukan oleh kampus. Kendati begitu, pihaknya tetap meminta agar sekolah berperan aktif membantu siswanya. Terutama dalam memilih program studi (prodi).

Sebab, tahun ini ada perubahan regulasi yang membuat persaingan semakin ketat. Di antaranya ketika siswa diterima di jalur SNBP maupun SNBT, mereka otomatis tak bisa mendaftar ke jalur lainnya. Artinya, mau tak mau siswa tersebut harus melakukan registrasi ulang. Jika tidak, dia mengatakan, mereka tak lagi memiliki kesempatan kuliah di PTN.

Untuk itu, dosen akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UM itu menekankan agar para calon mahasiswa baru (camaba) tidak salah memilih program studi. “Memilih program studi yang tepat sangatlah penting. Jangan terjebak pada tren atau tekanan dari lingkungan sekitar,” tandasnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Brawijaya (UB) Prof Dr Ir Imam Santoso MP mengatakan, UB tak pernah melakukan blacklist. Jika ada yang tidak bisa mendaftar, dia mengatakan, murni karena regulasi yang sudah diatur sebelumnya. “Misalnya kebijakan tahun ini. Kalau sudah diterima di SNBP, tidak bisa mendaftar lagi di jalur lainnya,” pungkasnya. (dre/dan)

Editor : Mahmudan
#um #Kampus #UB #Kota Malang