Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kota Malang Sediakan 114 Ton Daging Sapi hingga Lebaran  

Mahmudan • Minggu, 17 Maret 2024 | 01:46 WIB

 

 

 

TERCUKUPI: Penjual daging di Pasar Oro-Oro Dowo melayani pembeli kemarin (15/3). Persediaan daging diperkirakan aman hingga Lebaran.
TERCUKUPI: Penjual daging di Pasar Oro-Oro Dowo melayani pembeli kemarin (15/3). Persediaan daging diperkirakan aman hingga Lebaran.

 

MALANG KOTA – Persediaan daging sapi diperkirakan aman hingga Lebaran. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangktan) Kota Malang mencatat, kebutuhan daging sapi di Kota Malang berkisar 114 ton.

Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi mengatakan, pihaknya bakal mengandalkan sapi lokal untuk mencukupi kebutuhan daging. Saat ini populasi sapi di Kota Malang mencapai 1.500 ekor. Jika permintaan meningkat dan persediaan kurang, dia menyiapkan skema kerja sama. Salah satunya menggandeng Kabupaten Malang. ”Saat ini stok masih aman. Kami siapkan 114,42 ton daging sapi,” terang Slamet. 

Jika skema kerja sama antar daerah diterapkan, pihaknya akan kewaspadaan terhadap Penyakit Mulut dan Kulit (PMK). Nantinya, hewan ternak yang masuk Kota Malang akan mendapatkan pemeriksaan. "Distribusi hewan ternak masih akan kami awasi. Untuk mencegah penularan PMK," tandas pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Sedangkan untuk sapi di Kota Malang sendiri, Slamet memastikan tidak ada yang terjangkit PMK. Sehingga dipastikan aman untuk dikonsumsi masyarakat. "Sejauh ini tidak ada laporan masuk terkait kasus PMK, tapi kami tetap menggencarkan vaksinasi. Sudah ada 1.000 yang mendapat vaksin," paparnya.

Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono mengatakan, meskipun stok dipastikan aman, Pemkot Malang wajib melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai seperti daging ayam yang saat ini mengalami lonjakan harga.

Terkait kerja sama antar daerah, Trio mendukung langkah tersebut. Sebab dengan luas Kota Malang yang tidak terlalu dan penduduknya bukan merupakan peternak, dia mengatakan, kebutuhan daging harus dipasok dari daerah lain. "Ketika mendatangkan daging sapi dari daerah lain, ya bisa disubsidi biaya transportasinya. Agar harga jual tetap di bawah pasaran," tandasnya.(adk/dan)

Editor : Mahmudan
#lebaran #Kota Malang #daging sapi