Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pelunasan Biaya Ibadah Haji 2024 Kota Malang Diperpanjang hingga 5 April

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 28 Maret 2024 | 17:15 WIB
Pelayanan di Kantor Kemenag Kota Malang
Pelayanan di Kantor Kemenag Kota Malang

MALANG KOTA – Pemerintah memberikan perpanjangan waktu untuk pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).

Keputusan itu diambil lantaran tak sedikit calon jamaah haji yang belum melakukan pelunasan.

Di Kota Malang, hingga kemarin (27/3) tercatat 282 calon jamaah haji (CJH) yang dalam posisi tersebut.

Kepala Seksi Pelaksanaan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Malang Ahmad Subhan mengatakan, tahun ini Kota Malang mendapat kuota pemberangkatan sebanyak 1.194 orang.

Sementara yang sudah melakukan pelunasan sampai tahap dua baru 912 orang.

Terdiri dari jamaah yang membayar pada tahap satu 796 orang dan tahap dua 116 orang.

”Ada banyak pertimbangan yang membuat pemerintah melakukan perpanjangan serentak,” kata Subhan kemarin (27/3).

Antara lain karena ada calon jamaah yang kesulitan membayar hingga belum istitha’ah (memenuhi syarat) secara kesehatan.

Karena itu, Kemenag RI menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 194 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua Atas Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 83 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadag Haji Reguler Tahun 1445 H.

Isinya menyebutkan bahwa waktu pelunasan tahap kedua yang semula 13 Maret sampai 26 Maret diperpanjang mulai 1 April sampai 5 April.

Ada pula perpanjangan bagi jamaah yang mengalami kegagalan sistem, pendampingan lansia, penggabungan mahram, dan pendamping disabilitas.

Semula berakhir pada 7 Maret, kini dibuka kembali pada 27 sampai 29 Maret.

Subhan melanjutkan, jadwal pemberangkatan jamaah haji Kota Malang diperkirakan masuk gelombang satu urutan tiga.

Kemungkinan pada 11 Mei mendatang.

”Pada tanggal tersebut jamaah sudah masuk asrama haji,” sebutnya.

Terkait persiapan calon jamaah, Subhan memastikan sebagian besar sudah dilakukan.

Misalnya, urusan paspor sudah tuntas, sementara proses biovisa masih berjalan.

”Pengurusan biovisa ini dari ponsel masing-masing calon jamaah. Tapi kalau ada yang kesulitan bisa kami bantu dengan datang ke kantor,” imbuhnya.

Kondisi kesehatan calon jamaah haji juga terus dipantau.

Mereka akan mendapatkan vaksin polio dan vaksin meningitis.

”Dilanjutkan dengan agenda manasik haji yang akan dibuka 27 April,” pungkas Subhan. (mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#BIPIH 2024 #calon jemaah haji (CJH)