Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Gali Kuliner Khas Malang, Ambisi Ciptakan Makanan Ikonik Selevel Pempek Palembang dan Rendang Padang

Mahmudan • Sabtu, 20 April 2024 | 01:45 WIB
Pembahasan Lomba Cipta Menu di ruang rapat Balai Kota Malang
Pembahasan Lomba Cipta Menu di ruang rapat Balai Kota Malang

MALANG KOTA – Kota Malang memiliki banyak kuliner, tapi belum ada satu makanan mencapai level ikonik seperti pempek Palembang atau rendang Padang.

Demi memburu kuliner ikonik tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang untuk Nusantara & Dunia pada 24 April nanti.

Ketua Pelaksana Lomba Cipta Rasa Khas Kota Malang untuk Nusantara & Dunia Arif Tri Sastyawan mengatakan, ide lomba kuliner berasal dari Pj Ketua TP PKK Kota Malang Hanik Andriani Wahyu Hidayat.

”Selama ini belum ada kuliner asli Kota Malang seperti pempek Palembang atau coto Makassar,” kata Arif di sela rapat persiapan lomba, kemarin (18/4).

Dalam lomba tersebut, Arif melanjutkan, ada beberapa bahan baku yang bakal diolah menjadi makanan dan minuman.

Di antaranya tempe kacang, kedelai, ikan nila, serta bunga telang.

”Empat bahan tersebut sudah dibudidayakan di beberapa kelurahan di Kota Malang. Misalnya ikan nila hasil budi daya di Bakalankrajan,” terangnya.

Nantinya, dia mengatakan, empat bahan makanan yang diambil langsung dari kelurahan-kelurahan akan diolah menjadi tiga jenis makanan.

Terdiri atas makanan pembuka, makanan utama, dan makanan penutup.

”Untuk makanan pembuka dari tempe kacang dan tempe kedelai. Lalu makanan utama dari ikan nila, sementara bunga telang diolah menjadi makanan atau minuman penutup,” imbuhnya.

Dia mengatakan, peserta lomba bukan masyarakat umum.

Tapi pelaku industri kuliner profesional seperti restoran, hotel, dan katering.

”Sejauh ini sudah ada 24 pendaftar. Pendaftaran akan kami tutup pada 20 April depan, sekitar pukul 08.00. Setelah itu ada technical meeting,” terangnya.

Terkait juara, Arif menyebut ada tiga kategori.

Yakni juara pertama mendapat uang tunai Rp 5 juta, piagam, dan trophy.

Lalu juara kedua mendapat uang Rp 3 juta, piagam, dan trophy.

Selanjutnya juara ketiga mendapat uang tunai Rp 2 juta, piagam, dan trophy.

Seluruh peserta akan dinilai oleh Indonesia Chef Association (ICA) Malang Raya.

Selain itu, ada guru besar tata boga Universitas Negeri Malang (UM), Dispangtan Kota Malang, Dinkes Kota Malang, serta Juara Master Chef season 11 Belinda Christina.(mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kuliner kota malang #pempek palembang #rendang padang