Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Suhu Ekstrem Ancam Jamaah, Dinkes Kota Malang Imbau CJH Minum tanpa Menunggu Haus

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 10 Mei 2024 | 19:45 WIB
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyalami para calon jamaah haji KBIH RSI Aisyiyah yang mengadakan doa bersama di Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep, kemarin (9/5)
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyalami para calon jamaah haji KBIH RSI Aisyiyah yang mengadakan doa bersama di Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep, kemarin (9/5)

MALANG KOTA - Ancaman suhu panas masih mengintai jamaah haji pada tahun ini.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memperkirakan suhu saat puncak ibadah haji berada pada rentang 45 sampai 50 derajat celsius.

Bahkan, bisa mencapai 52 derajat celsius.

Catatan pelaksanaan haji tahun lalu menyebutkan bahwa suhu udara pada saat wukuf mencapai 48 derajat celsius.

Menurut Pemerintah Arab Saudi, tingginya suhu udara saat itu mengakibatkan 2.000 jamaah mengalami heat stress.

Yakni gangguan kesehatan yang disebabkan oleh paparan panas ekstrem.

Terdiri dari heat stroke, heat exhausted, heat chramps, dan heat rashes.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pemkot Malang mulai menyosialisasikan ancaman suhu panas kepada calon jamaah haji (CJH).

Salah satunya pada kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) RSI Aisyiyah di Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Langsep, kemarin (9/5).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Husnul Muarif mengatakan, dengan suhu mencapai 50 derajat, gangguan kesehatan yang paling banyak ditemui adalah heat stroke.

Tubuh tidak dapat mengontrol suhu saat terpapar panas terlalu tinggi dalam waktu lama.

”Bisa mengakibatkan tidak fokus dan pingsan," katanya.

Karena itu, jamaah diimbau untuk rutin mengonsumsi air putih sebanyak 2,5 hingga 3 liter per hari.

Dia berpesan jamaah tidak menunggu merasa haus untuk minum air.

"Sekalipun tidak haus, per hari harus minum 2,5 liter minimal," tandasnya.

Terkait persyaratan kesehatan, seluruh CJH dipastikan mendapatkan vaksin lengkap sesuai aturan.

Pelaksanaan vaksin diselesaikan dua minggu sebelum keberangkatan ke asrama haji Surabaya. 

"Dua minggu sebelum keberangkatan itu pemberian vaksin terakhir, yaitu meningitis," terang Husnul.      

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengingatkan hal yang sama.

Menurutnya, kelancaran ibadah di tanah suci membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Dengan ancaman suhu panas, CJH diminta rutin mengecek kesehatan secara mandiri dan rutin minum air putih.

”Selain doa bersama, ini kesempatan kami mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan para jamaah. Di KBIH RSI Aisyiyah ini ada 273 jamaah yang akan berangkat," tutur Wahyu. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#dinkes kota malang #CJH