Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Adu Atraktif dan Lincah, Begini Animo Festival Jaranan Pemuda Seni Kota Malang

Mahmudan • Senin, 13 Mei 2024 | 19:54 WIB
ADU KREATIF: Masing-masing paguyuban seniman jaranan menyuguhkan kemampuan terbaiknya di gedung Kesenian Gajayana kemarin (12/5).
ADU KREATIF: Masing-masing paguyuban seniman jaranan menyuguhkan kemampuan terbaiknya di gedung Kesenian Gajayana kemarin (12/5).

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjaring paguyuban seniman jaranan terbaik di Malang raya.

Penjaringan dilakukan melalui Festival Jaranan Pemuda Seni Kota Malang kemarin.

Event yang kedua kali itu digelar di Gedung Kesenian Gajayana.

Dari total 45 paguyuban seni jaranan di Bumi Arema, ada 30 paguyuban yang berpartisipasi.

Meliputi 23 paguyuban di Kota Malang, dua paguyuban di Kota Batu, dan tujuh paguyuban di Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi mengatakan, dengan banyaknya seniman jaranan di Kota Malang, perlu adanya kolaborasi.

"Tujuannya untuk menjaring beberapa paguyuban seni jaranan yang mumpuni dan kreatif," katanya kemarin (12/5).

Dari 30 paguyuban yang berpartisipasi, dia mengatakan, nantinya akan dijaring 18 paguyuban.

Mereka dinilai oleh pegiat seni Sukatno, koreografer sekaligus seniman dari Provinsi Jawa Timur Arif Rofiq, dan Willyday dari karawitan kuping cumpleng Malang.

Setelah terjaring, dia melanjutkan, mereka akan ditampilkan dalam wisata hingga promosi budaya di Malang.

"Paguyuban yang terjaring juga berhak mendapatkan hadiah yang terbagi menjadi dua jenis kategori, yakni jaranan pegon dan jaranan dhor," imbuh pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut.

Baihaqi merinci, jaranan pegon terbagi menjadi beberapa kategori lagi.

Meliputi tiga penyaji terbaik jaranan pegon, tujuh penyaji unggulan jaranan pegon, penata tari terbaik, penata musik tari terbaik, penata rias dan busana terbaik, kelompok penari jaranan terbaik, kelompok penari barong terbaik, dan kelompok penari celeng terbaik.

Sedangkan untuk kategori jaranan dhor juga terbagi lagi menjadi beberapa kategori.

Yakni penyaji terbaik dan penyaji unggulan.

"Kami berharap festival ini bisa memeriahkan HUT ke-110 Kota Malang sekaligus memberikan ruang kepada seniman untuk berekspresi dan saling mengapresiasi," tegasnya.(mel/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#bantengan mberot #jaranan dor #Jaranan #Kota Malang