Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Sering Kucing-kucingan dengan Pelaku Balap Liar, Polisi Kota Malang Nyanggong di Tiga Titik Ini

Mahmudan • Kamis, 16 Mei 2024 | 17:53 WIB

 

 

Balap liar yang dibubarkan Polresta Malang Kota beberapa waktu lalu
Balap liar yang dibubarkan Polresta Malang Kota beberapa waktu lalu

MALANG KOTA – Aksi balap liar di sejumlah kawasan masih meresahkan warga Kota Malang.

Setidaknya, ada tiga titik balap liar yang diawasi Polresta Malang Kota.

Yakni simpang tiga jalan ciliwung, depan panorama di Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Panji Suroto, mulai depan Persada Hospital hingga Plaza Araya.

Setiap malam minggu, Polresta Malang Kota menerjunkan personelnya untuk patroli tapi tidak selalu membuahkan hasil.

”Kami ini sering kali kucing-kucingan dengan pembalap amatir itu,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Aristianto Budi Sutrisno kemarin.

Dia mengatakan, personelnya kerap kali sudah berjaga di lokasi sebelum balap liar dimulai.

Ketika beberapa dari pelaku balap liar berkumpul, biasanya polisi langsung membubarkannya.

Namun setelah bubar dan polisi bergeser ke titik lain, para pembalap amatir kembali melancarkan aksinya.

”Apabila balap liar sudah telanjur dimulai, kami menangkap dan menyita sepeda motor yang digunakan untuk balap liar,” kata dia.

Sejak Januari lalu, pihaknya sudah menangani 23 kasus balap liar.

Sepanjang Januari saja, polisi menertibkan 10 kasus balap liar.

Untuk Februari nihil penindakan, kemudian Maret ada enam penindakan dan April tujuh penindakan.

Penindakan dan penangkapan kerap kali terjadi saat jelang hari libur.

“Khususnya di malam minggu, pasti jalan-jalan sepi itu dipenuhi pemuda balap liar,” tuturnya.

Penindakan yang dilakukan adalah menyita kendaraan.

Sepeda motor akan dikembalikan setelah mereka membayar tilang dan mengajak orang tuanya untuk mengambil.

Selain itu, juga menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.(aff/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#balap liar #Kota Malang