Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Keruk Sedimentasi di Tiga Lokasi Kota Malang

Bayu Mulya Putra • Jumat, 5 Juli 2024 | 18:32 WIB
TANGKAL GENANGAN: Pengerukan sedimentasi dilakukan di Jalan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, kemarin. Dua titik lainnya juga dikeruk.
TANGKAL GENANGAN: Pengerukan sedimentasi dilakukan di Jalan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, kemarin. Dua titik lainnya juga dikeruk.

MALANG KOTA - Musim hujan masih berlangsung, termasuk di Kota Malang.

Untuk mencegah terjadinya genangan, pemkot kembali mengeruk sedimen dan sampah di sejumlah kawasan. 

Salah satunya di Kecamatan Kedungkandang.

Ada tiga lokasi di Kecamatan Kedungkandang yang pekan ini mendapat perhatian. 

Salah satunya di depan Kios Pupuk Anugerah Tani, Jalan Arjowinangun. 

Kemarin (4/7), pengerukan sedimen tampak dilakukan di sana. 

Koordinator Satgas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Hari Widodo mengatakan, di lokasi itu sedimentasi cukup tebal. 

Baca Juga: DPUPRPKP Keruk 38 Titik Drainase selama 2,5 Bulan

”Kami kerahkan 10 orang,” kata dia. 

Mereka menggunakan satu alat berupa excavator ukuran kecil. 

Hari menyebut, saluran yang dikeruk kemarin sepanjang 50 meter. 

Hasilnya, ada sekitar 21 meter kubik material yang terangkut. 

Terdiri dari sedimen, kemasan makanan, hingga kain bekas. 

”Rencananya, dalam beberapa hari ke depan konsentrasi kami ada di sekitar sini,” imbuhnya.

Selain di Jalan Arjowinangun, pekan ini pengerukan juga dilakukan di saluran sebelah timur Gedung Islamic Center. 

Ada pula saluran di depan Balai Uji KIR Kota Malang.

Tak hanya Kecamatan Kedungkandang, pengerukan juga dilakukan di Jalan Langsep, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Klojen. 

Untuk pengerukan di kawasan lain, pihaknya dibantu satuan tugas dari kecamatan. 

Setiap kecamatan memiliki satu satuan tugas yang terdiri dari lima orang.

Sebab, SDM yang ada di pemkot juga terbatas.

Baca Juga: Dua Pekan Pemkot Keruk Tujuh Saluran Drainase

Hari mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang material, sedimen, dan sampah ke saluran air. 

Terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang. 

Apalagi, saat ini beberapa daerah di Jawa Timur diprediksi terjadi hujan karena gelombang Rossby. 

”Kalau ada sampah di saluran, saat hujan akan terjadi genangan,” pungkasnya. (mel/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Keruk Endapan #Kota Malang #keruk sedimen #sedimentasi