Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rekom DPP PDIP untuk Pilwali Kota Malang Turun Pertengahan Agustus

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 27 Juli 2024 | 18:37 WIB

 

Photo
Photo

Estimasi dari DPC, Empat Kandidat Internal Mencuat

MALANG KOTA - Di saat partai besar lain mulai memunculkan jagoannya, ada satu yang masih pasif.

Yakni PDIP Kota Malang.

Hingga akhir Juli, belum diketahui calon dari partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut.

Diperkirakan, rekomendasi dari DPP PDIP baru keluar pertengahan bulan Agustus.

Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Riandiana Kartika memastikan rekomendasi pasangan calon tidak turun dalam waktu dekat.

Kemungkinan paling cepat pada pekan kedua bulan Agustus.

Bisa saja pada menit akhir pendaftaran ke KPU.

”Jadi nanti tidak ada surat tugas. Langsung rekomendasi maju pilkada,” kata Made.

Meskipun tak secepat partai lain, dia memastikan itu tidak akan mengganggu persiapan PDIP menjelang pilkada.

Sebab, kemungkinan besar yang menjadi calon wali kota merupakan kader internal.

Dua kandidat yang terkuat yakni Dewanti Rumpoko dan Ahmad Wanedi.

Diketahui, Dewanti merupakan mantan Wali Kota Batu.

Sedangkan, Ahmad Wanedi merupakan anggota DPRD Kota Malang.

”Dari kalangan milenial ada Ganis Rumpoko dan Amithya Ratnanggani,” beber Legislator dari dapil Lowokwaru itu.

Bila rekomendasi turun last minute, Made menyebut bila partainya tak akan tergesa-gesa.

Sebab, dengan memiliki 9 kursi di dewan, mereka bisa mengusung pasangan calon sendiri.

Tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

”Tapi kami masih mengutamakan koalisi. Karena dilihat dari hasil pileg terakhir, kekuatan parpol saat ini merata atau sama kuat,” tambahnya.

Sementara itu Ahmad Wanedi mulai mendeklarasikan diri akan maju sebagai calon N1 pada pilkada nanti.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang itu telah mengusung jargon “WAN1”.

 ”Sebagai kader saya ikut instruksi partai untuk menjalin komunikasi dengan partai yang berpeluang koalisi,” tuturnya.

Pada 2018 lalu, Wanedi sempat maju sebagai calon wakil wali kota di Pilkada Kota Malang.

Dia berpasangan dengan Ya’qud Ananda Gudban.

Sayangnya, Wanedi harus mengakui keunggulan pasangan Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko pada kontestasi tersebut. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Agustus #Rekom #dpp pdip