Jika tidak, maka mau tak mau kerja sama yang terjalin harus diputus.
Sebab, Wahyu menyebut ada investor lain yang lebih siap menangani masalah Pasar Blimbing.
Hal yang sama juga terjadi di Pasar Gadang.
Wahyu secara tegas ingin investor mau bertanggung jawab.
Pemkot pun juga tak akan lepas tangan. Jika pembangunan dilanjutkan, maka pedagang akan dialihkan sementara ke Terminal Hamid Rusdi.
”Saya bahkan sudah komunikasi dengan Dishub Jatim. Mereka bersedia menjadikan terminal sebagai tempat relokasi,” jelas pria asli Kelurahan Bareng itu.
Terkait Pasar Besar, Wahyu sudah menemui Menteri PUPR dan tim PUPR. Bahkan mereka sudah turun ke Pasar besar dipimpin langsung oleh Dirjen Cipta Karya.
Serta bisa dianggarkan pada 2025 dengan beberapa persyaratan.
Kemudian untuk Pasar Besar, Wahyu menyebut investor lama memang sudah tegas memutus kerja sama.