MALANG KOTA – Perayaan Arema FC sebagai kampiun Piala Presiden 2024 dilakukan kemarin malam.
Ribuan pendukung Tim Singo Edan turun ke jalan untuk menjemput rombongan pemain.
Mereka sudah menunggu di Exit Tol Pandaan-Malang di Madyopuro sejak sore, sekitar pukul 15.00.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Malang, rombongan pemain tiba di exit tol sekitar pukul 18.30.
Mereka kemudian diangkut menggunakan Bus Macito.
Berlanjut diarak menuju Balai Kota dan Stadion Gajayana.
Konvoi itu bermuara di Mess Pemain Arema FC di Jalan Kesemek Nomor 03, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun.
Dari dalam bus, sejumlah pemain Arema FC tampak melambaikan tangannya ke suporter.
”Piala Presiden kembali ke rumah,” terang Julian Guevara beberapa kali.
Meski ikut dalam euforia kemenangan, sejumlah suporter sepakat untuk tidak terlalu larut.
Seperti disampaikan Ketua Curva 10 Sud Mahadiyah Agung.
Dia mengatakan, perayaan kemenangan Arema FC kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya.
Itu karena Arek-Arek Malang masih mengenang tragedi Kanjuruhan yang terjadi 2022 silam.
”Jadi kami merayakan secukupnya saja,” jelasnya.
Rosida, suporter lainnya mengaku ikut konvoi karena bangga dengan prestasi Arema FC di Piala Presiden 2024.
Dia berharap momen saat ini bisa menjadi titik kebangkitan Tim Arema FC untuk memperbaiki situasi yang telah terjadi.
Pelatih Arema FC Joel Cornelli turut menyampaikan rasa syukur atas sambutan yang begitu hangat dari Aremania.
Dia mengakui bila dukungan suporter sangat berarti untuk timnya.
Apalagi, sudah dua tahun mereka tidak berkandang di Malang.
”Nanti sudah berkandang dekat dengan Malang, di Blitar. Jadi saya harap Aremania bisa dukung kami terus,” kata pelatih asal Brasil itu.
Dia melanjutkan, kemenangan di ajang Piala Presiden 2024 sangat berarti untuk Arema FC.
Karena itu bisa mengangkat kembali kepercayaan diri pemain.
Dia ingin agar timnya bisa bangkit setelah masa-masa kelam sebelumnya.
”Saya mulai lagi bangun tim yang baru,” ujarnya.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan bila kemenangan di Piala Presiden 2024 sengaja dipersembahkan untuk seluruh Aremania.
Termasuk untuk mengenang para korban tragedi Kanjuruhan.
”Kami berterima kasih kepada Aremania yang tetap mendukung kami selama ini,” kata pria yang akrab disapa Inal itu.
Dia berharap momen baik di awal Agustus ini bisa menjadi wadah kebersamaan bagi semua pihak di Malang Raya.
Khususnya manajemen tim, pemain, pelatih, dan suporter.
”Mengingat lahirnya Arema, sekaligus mengenang para korban tragedi Kanjuruhan,” ujarnya. (tio/gp/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana