Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

PJ Wali Kota Malang Wahyu Tegur Warga yang Belum Pasang Bendera

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 8 Agustus 2024 | 00:50 WIB
MENANCAP KE TANAH: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberi contoh cara pemasangan bendera merah putih di kawasan Kajoetangan Heritage kemarin (6/8).
MENANCAP KE TANAH: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberi contoh cara pemasangan bendera merah putih di kawasan Kajoetangan Heritage kemarin (6/8).

MALANG KOTA – Sebagian warga Kampung Kajoetangan Heritage berbondong-bondong memasang bendera merah putih kemarin (6/8).

Bahkan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turun langsung memberikan contoh pemasangan bendera yang benar.

Aktivitas itu menindaklanjuti surat edaran (SE) yang diterbitkan Pemkot Malang pada 31 Juli tentang kewajiban bagi warga untuk memasang bendera merah putih di depan rumah masing-masing.

Menurut Wahyu, pihaknya sudah mengingatkan tentang SE itu pada saat apel Senin lalu (5/8) kepada aparat daerah.

Mulai dari Camat, Lurah, hingga RT, dan RW.

”Bahwa ada kewajiban para warga untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh selama satu bulan,” tuturnya.

Namun, dia memperhatikan di sepanjang Koridor Kajoetangan hingga kemarin masih banyak yang belum memasang bendera.

Padahal bulan Agustus sudah berjalan selama satu pekan.

“Saya amati sejak Minggu belum memasang. Saya tegur melalui Camat dan Lurah, hari ini juga belum memasang,” ungkapnya.

\Akhirnya, Wahyu turun ke lapangan untuk memerintahkan pemasangan bendera.

Karena dilakukan secara terburu-buru, banyak yang pemasangannya salah.

Beberapa bendera tampak dipasang di pohon maupun pagar rumah.

Wahyu lantas memberi contoh pemasangan yang benar.

Yakni tegak berdiri menyentuh tanah.

Sementara apabila lahannya terbatas, dia menganjurkan warga memakai umpak atau beton khusus tempat menancapkan tiang bendera.

Dia menambahkan, pemasangan bendera merah putih seharusnya menjadi kesadaran bersama untuk meningkatkan nasionalisme dan mengenang perjuangan pahlawan dalam memerdekakan Indonesia.

”Kami minta perangkat daerah setempat untuk mengontrol warganya,” imbuhnya.

Tidak hanya warga kampung, pemilik usaha di sepanjang Koridor Kajoetangan juga diperingatkan untuk segera memasang bendera merah putih.

Menurutnya Kajoetangan Heritage sudah menjadi ikon wisata Kota Malang dan menjadi pusat perhatian.

Seharusnya bisa menjadi contoh untuk kawasan lain.

”Jangan sampai malah mengabaikan satu kewajiban sebagai warga negara,” ucapnya. (dur/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#warga #pj wali kota malang #bendera merah putih #tegur