JAKARTA - Capaian universal health coverage (UHC) Kota Malang pada tahun ini cukup tinggi.
Hingga 1 Agustus lalu, capaian UHC sudah menembus angka 107,5 persen.
Naik cukup signifikan jika dibanding tahun lalu ketika masih di angka 107,1 persen.
Baca Juga: Proyek Pemkot Malang, 2025 Rehab Drainase di Kelurahan Purwantoro
Selain itu, hingga 1 Agustus tercatat sebanyak 844.252 orang (95,8 persen) menjadi peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Angka itu naik dibandingkan Desember 2023 yang berada di angka 832.611 orang.
Atas capaian itu, Pemkot Malang dianugerahi penghargaan UHC Award 2024 kategori madya pada Kamis (8/8).
Penghargaan itu langsung diterima Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
”Tentu kami ingin semua warga bisa mendapat akses pelayanan kesehatan dengan layak dan mudah, sehingga harapannya dapat meningkatkan derajat kesehatan warga. Salah satunya melalui perlindungan jaminan kesehatan. Maka kita terus dorong agar semakin banyak warga masyarakat yang jadi peserta (JKN),” ajaknya.
Komitmen peningkatan kualitas dan kemudahan akses pelayanan kesehatan juga diperkuat dengan kebijakan anggaran untuk kepesertaan JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Sekitar 40 persen peserta JKN di Kota Malang merupakan peserta yang dibiayai oleh Pemkot Malang melalui pendanaan APBD.
Pada 1 Agustus, tercatat jumlah peserta aktif PBI APBD sejumlah 366.194 orang dengan alokasi anggaran Rp 171 miliar.
”Untuk menunjang pelayanan BPJS Kesehatan kepada masyarakat, Pemkot Malang juga telah meluncurkan aplikasi E-JKN Cekat,” tegas Wahyu.
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin yang hadir sekaligus menyerahkan penghargaan menyampaikan, UHC menjadi sebuah konsep pembangunan kesehatan global.
Yakni memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif, bermutu, serta tanpa hambatan finansial.
Baca Juga: Resmi, Pemkot Malang Umumkan Bayar Parkir di Tepi Jalan Kota Malang Bisa Pakai QR Code
”Kami mendorong seluruh pemerintah daerah untuk menyempurnakan cakupan peserta aktif dan memastikan perlindungan kesehatan penduduk secara menyeluruh,” tutur dia. (adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana