MALANG KOTA - Gelaran pilkada tinggal tiga bulan lagi.
Penekanan netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi perhatian serius Pemkot Malang.
Mulai Senin (26/7), seluruh ASN di 29 perangkat daerah (PD) diberi sosialisasi.
Itu dilakukan karena ASN menjadi salah satu potensi kerawanan dalam pilkada.
Seperti diketahui, bakal calon kepala daerah (cakada) yang akan bertarung di Pilkada Kota Malang pernah menduduki jabatan penting di pemkot.
Seperti Abah Anton sebagai wali kota periode 2013-2018 dan mantan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Meskipun pernah memiliki kedekatan, diharapkan ASN tidak berpihak dengan salah satu kandidat.
Baca Juga: Polisi Antisipasi Kisruh Pilkada 2024 Kabupaten Malang
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengatakan, netralitas ASN ini menjadi salah satu tugas saat dia dilantik pertengahan Agustus lalu.
Untuk itu, penekanan netralitas selalu dilakukan ketika mengunjungi tiap PD.
”Karena arahan langsung dari Kemendagri, ini menjadi prioritas kami di Pemkot Malang,” ujar Iwan
kepada wartawan koran ini kemarin.
Iwan meminta ASN dilarang mengikuti segala kegiatan bacakada.
Dalam hal ini, Iwan akan berkoordinasi dengan jajaran KPU, Bawaslu, hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang.
Sehingga, diharapkan Pilkada Serentak 2024 mendatang dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
”Tahapan pilkada ini sudah berjalan. Nanti saya akan melakukan koordinasi dengan KPU dan jajaran lain untuk menjaga kondusivitas saat pelaksanaan,” pungkas Iwan. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana