MALANG KOTA - Anggaran cukup besar dialokasikan Pemkot Malang untuk penataan ruang terbuka hijau(RTH) tahun ini.
Total untuk penataan enam RTH menelan anggara hingga Rp 1 miliar.
Dua program penataan RTH merupakan usulan masyarakat dan empat lainnya merupakan program dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kepala Bidang (Kabid) RTH DLH Kota Malang Laode KB Al Fitra menyampaikan, usulan dari masyarakat merupakan hasil serap aspirasi dari pemkot beberapa waktu yang lalu.
Dua titik RTH yang akan ditata yakni Jalan Basuki Rahmat dan hutan kota di Jalan Kediri.
Di dua lokasi itu, warga menginginkan ada penanaman pohon yang lebih teduh.
Oleh karena itu, DLH mengganti dengan tanaman berkayu atau perdu.
Baca Juga: Tahun Ini Kota Malang Tambah Dua RTH Baru
”Di sana (Jalan Basuki Rahmat dan hutan kota Jalan Kediri) diganti dengan tanaman bougenville. Harapannya pejalan kaki bisa lebih nyaman,” ujarnya.
Sedangkan untuk program dari DLH penataan signage di taman Jalan Raya Langsep, penataan tanaman di Taman Arjosari, dan penataan Taman Danau Yamur Sawojajar.
Serta paling mencuri perhatian masyarakat, pembangunan monumen bola di Jalan Gajahmada.
”Seluruh enam RTH itu kami targetkan semua selesai bulan ini,” tutur Laode.
Terkait monumen bola, DLH bertujuan menunjukkan ciri khasm Kota Malang sebagai kota sepak bola.
Luas taman itu 36,61 meter persegi dengan bentuk segitiga. Di tengahnya ada monumen bola. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana