Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

332 GTT Kota Malang Dapat Prioritas Jadi PPPK dalam Rekrutmen 2024

Bayu Mulya Putra • Kamis, 5 September 2024 | 00:00 WIB

Suasana pengangkatan Guru PPPK di Malang. Masih banyak GTT di SD dan SMP negeri Kota Malang.
Suasana pengangkatan Guru PPPK di Malang. Masih banyak GTT di SD dan SMP negeri Kota Malang.

MALANG KOTA - Ada kabar baik bagi guru tidak tetap (GTT) atau tenaga honorer di Kota Malang.

 Mereka bakal memiliki peluang besar lolos dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 Khususnya untuk guru yang mengabdi di sekolah negeri.

Kabar itu disampaikan Kepala bidang (Kabid) Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Tujuwarno.

Dia menyebut, ada 332 guru honorer yang kini mengabdi di sekolah negeri.

Rinciannya terdiri dari 253 guru yang mengabdi di SD negeri dan 79 orang yang mengabdi di SMP negeri.

Baca Juga: 4.000 Pegawai Honorer Pemkab Malang Terpaksa Bekerja Part Time

Pria asal Kelurahan Karangbesuki itu mengatakan, mulanya prioritas guru yang berpeluang lolos PPPK harus terdaftar dalam data pokok pendidikan (dapodik).

 Namun, kini guru honorer yang telah menempuh pendidikan profesi guru (PPG) juga masuk dalam list utama.

Itu selaras dengan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 348 tahun 2024 tentang seleksi PPPK untuk jabatan fungsional guru di instansi daerah.

Ada kategori yang diprioritaskan dalam keputusan itu.

Yakni guru honorer di instansi pemerintah dan lulusan PPG.

Tuju mengatakan, banyaknya guru honorer yang tidak masuk dapodik pada 2021 lalu menjadi kendala mereka tak bisa mendaftar PPPK.

Itu mengapa guru yang tak terdaftar disarankan untuk menempuh PPG.

”Tujuannya memang memberdayakan fresh graduate untuk dapat ilmu mengajar, karena dibiayai pemerintah pasti akan diprioritaskan,” paparnya.

Baca Juga: Honorer Banyak, ASN di Malang Raya Masih Kurang

Dia menambahkan, guru yang mengajar di sekolah negeri menjadi prioritas karena kini sekolah-sekolah itu tidak bisa mengangkat GTT.

 Sehingga, pengisian PPPK menjadi satu-satunya cara merekrut guru.

”Selain itu, yang sudah mengabdi lebih dari dua tahun juga akan menjadi pertimbangan,” kata Tuju.

Dia berharap hal itu menjadi peluang lebar bagi tenaga pendidik untuk mendapatkan kesejahteraan ke depannya. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pppk #gtt #Kota Malang #rekrutmen #2024