MALANG KOTA – Setelah sukses menggelar Diklat Jurnalistik Guru se-Kota Malang pada tahun 2023 lalu.
Tahun ini, Jawa Pos Radar Malang hadir kembali untuk mengedukasi seluruh guru untuk bisa membedakan berita hoax dan membuat berita positif tentang sekolah.
Tujuan utama diadakannya kegiatan ini adalah mengedukasi guru untuk terbiasa berliterasi.
Baca Juga: SMAN 1 Malang, Perkuat Literasi dengan JGTS Jawa Pos Radar Malang
Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti melalui pembiasaan literasi.
Lalu, berkaca pada media sosial sekolah di Kota Malang yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan awareness terhadap perkembangan dan prestasi siswa selama melakukan pembelajaran.
Berbeda dengan konsep Diklat Jurnalistik sebelumnya.
Kali ini peserta akan belajar membuat berita mulai dari awal sampai menjadi sebuah berita, dengan mengusung tema “masalah di sekolahku”.
Lalu, seluruh guru akan diberikan materi bagaimana menjadi wartawan, yang bisa diaplikasikan di setiap kegiatan sekolah.
Nantinya, peserta diajak untuk membuat kelompok, lalu membuat pertanyaan dengan 5W + 1H.
Dilanjutan mewawancara narasumber dan mengurutkan informasi yang di dapat dari sangat penting sampai tidak penting.
Setelah semua data diperoleh, tiap kelompok wajib membuat berita dengan mengaplikasikan materi yang sudah diberikan oleh Redaktur Senior Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.
Pada bulan September ini, Jawa Pos Radar Malang menggelar kegiatan Diklat Jurnalistik Guru di tiga Kecamatan.
Diantaranya, Kecamatan Blimbing pada Senin, 23 September.
Lalu, Kecamatan Klojen pada Kamis, 26 September dan Senin, 30 September untuk Kecamatan Kedungkandang.
Informasi pendaftaran Diklat Jurnalistik Guru bisa langsung akses melalui link berikut.
https://bit.ly/diklatblimbing (Kecamatan Blimbing), https://bit.ly/diklatklojen (Kecamatan Klojen) dan https://bit.ly/diklatkedungkandang (Kecamatan Kedungkandang).
Baca Juga: Journalist Goes to School Radar Malang Disambut Puluhan Siswa SMKN 1 Malang
Koordinator Diklat Jurnalistik Guru se-Kota Malang Bachtiar Eko S. menambahkan, ”kami akan terus bergerak, menggerakkan dan mengedukasi seluruh guru di Kota Malang untuk terbiasa berliterasi dan numerasi.
Semua manfaat yang diterima peserta, mungkin tidak bisa terasa secara instant jika tidak diimbangi pengaplikasian secara langsung di sekolah.
Dan konsistensi menyebarkan informasi tentang peningkatan mutu sekolah, prestasi dan kegiatan apa saja yang dilakukan siswa di sekolah,” tutupnya. (bes/)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana