Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Serap Rp 2,2 Triliun! Pertanian Kabupaten Malang Dominasi Penyaluran Kredit Usaha Rakyat

Aditya Novrian • Rabu, 25 September 2024 | 22:00 WIB
DEMI PANEN TERBAIK: Petani di Kedungkandang menaburkan pupuk.
DEMI PANEN TERBAIK: Petani di Kedungkandang menaburkan pupuk.

MALANG KOTA - Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Malang Raya sepanjang delapan bulan terakhir mengalami peningkatan.

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang mencatat peningkatan mencapai 15,77 persen jika dibanding tahun lalu.

Hingga Agustus lalu, KUR yang disalurkan sudah mencapai Rp 4,136 triliun.

Sebanyak Rp 3,1 triliun tersalurkan di wilayah Malang Raya.

Sementara sisanya berada di wilayah Pasuruan.

Kepala KPPN Malang Muhammad Rusna mengatakan, Kabupaten Malang menjadi daerah dengan penyaluran KUR paling tinggi.

Yakni mencapai Rp 2,2 triliun.

”Cukup tinggi untuk jumlah penyalurannya. Jumlah debitur di sana (Kabupaten Malang) mencapai 89.236,” beber Rusna kemarin.

Untuk sektor penyaluran paling banyak ada di pertanian.

Kemudian disusul perdagangan dan restoran.

Mayoritas penyaluran KUR di tiga sektor tersebut memakai BRI.

Penyaluran selama periode 8 bulan tersebut hampir mendekati penyaluran sepanjang 2023 yang mencapai Rp 14,9 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 387.970 debitur.

Tak hanya KUR, penyaluran kredit Ultra Mikro (UMi) juga berada di tren positif.

KPPN Malang mencatat penyaluran kredit UMi mencapai Rp 3,52 miliar.

”Ini menunjukkan masyarakat sudah percaya dengan produk perbankan. Mereka sudah paham dengan risiko terkait kredit,” jelas Rusna.

Penyaluran kredit UMi itu, kata Rusna, meningkat sebesar 1,62 persen secara month to month (MtM).

Rusna memprediksi penyaluran kredit itu masih bisa terus naik karena masih ada empat bulan tersisa. (dur/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Pertanian #malang #Dominasi #penyaluran kredit usaha rakyat