Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dishub Kota Malang Evaluasi Tiga Lokasi Padat Lalin, Hindari Titik-Titik Ini di Jam Sibuk agar Terhindar dari Macet

Fathoni Prakarsa Nanda • Selasa, 1 Oktober 2024 | 22:00 WIB

TERASA LEBIH LAMA: Lalu lintas di Simpang Kelud berjalan cukup lancar  kemarin. Namun, para pengendara  harus lebih bersabar karena durasi  lampu merah di persimpangan dibuat  lebih lama.
TERASA LEBIH LAMA: Lalu lintas di Simpang Kelud berjalan cukup lancar kemarin. Namun, para pengendara harus lebih bersabar karena durasi lampu merah di persimpangan dibuat lebih lama.

MALANG KOTA – Beberapa waktu terakhir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan rekayasa untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Uji coba dilakukan di tiga lokasi.

Yakni di Jalan Buring, Jalan Simpang Kelud, dan badan jalan yang menjadi tempat parkir.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Malang Muhammad Anis Januar mengatakan, uji coba masih berlangsung hingga saat ini.

Namun pihaknya sudah melakukan evaluasi bersama forum lalu lintas dan kepolisian.

Evaluasi dilakukan Mini Block Office kemarin (30/9).

Untuk Jalan Buring, pemkot sudah menerapkan uji coba rekayasa lalu lintas sejak 2 September 2024.

Kendaraan dari Jalan Brigjen Slamet Riadi (Oro-Oro Dowo) diperbolehkan belok ke Jalan Buring untuk mengurangi kepadatan di Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Semeru.

Hasil evaluasi menyebutkan bahwa rekayasa tersebut dapat meningkatkan kinerja Jalan Bromo, Jalan Brigjen Slamet Riyadi Timur, Jalan Basuki Rahmat Utara, Jalan Simpang Rajabally, dan Simpang Bromo-Semeru.

”Peningkatan kinerjanya sebesar tiga persen,” ujarnya.

Menurut Anis, pada awal awal rekayasa lalin diterapkan, di sepanjang Jalan Brigjen Slamet Riyadi memang tampak padat.

Padahal kapasitas jalan tidak berubah.

Namun, lama-kelamaan kepadatan menjadi lebih teratur.

Volume kendaraan yang menuju ke ujung Jalan Brigjen Slamet Riyadi berkurang.

Rekayasa lainnya dilakukan di Simpang Kelud.

Dua pekan terakhir dishub mengubah konfigurasi traffic light.

Lampu hijau dari arah Jalan Kelud dan Jalan Arjuno yang bisa nya menyala bersamaan, kini bergiliran.

Begitu juga untuk lampu hijau dari Jalan Kawi Bawah belok kanan menuju Jalan Arjuno, bergiliran dengan lampu hijau dari Jalan Kawi Atas.

”Tujuannya agar kendaraan tidak menumpuk di perempatan,” imbuh Anis.

Yang terakhir, dishub juga mengevaluasi parkir di badan jalan.

Yakni di Jalan Brawijaya, Jalan Tumapel, Jalan Gajah mada, Jalan Simpang Kelud, Jalan Arjuno, dan Jalan Kawi.

Namun evaluasi tersebut baru pada tahap awal sehingga belum signifikan.(mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Macet #Kota Malang #Dishub Malang